Senin, 16 Maret 2026

Berita Viral

Try Sutrisno Desak Gibran Mundur dari Jabatan Wakil Presiden, Didukung Ratusan Pensiunan TNI

Try Sutrisno mendadak jadi sorotan setelah dirinya mendorong pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dari jabatan Wakil Presiden RI.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Try Sutrisno Desak Gibran Mundur dari Jabatan Wakil Presiden, Didukung Ratusan Pensiunan TNI
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
PEMAKZULAN GIBRAN - Potret Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Jenderal (Pur) Try Sutrisno, Try Sutrisno mendukung pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dari jabatan Wakil Presiden RI. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Try Sutrisno mendadak jadi sorotan setelah dirinya mendorong pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dari jabatan Wakil Presiden RI.

Melansir pemberitaan Tribun-Medan.com, aksi eks Panglima ABRI ini didukung oleh ratusan pensiunan TNI.

Mereka yang mendukung rencana pencopotan Gibran Rakabuming Raka berasal dari pensiunan TNI AD, AL, dan AU.

Adapun jumlah pensiunan yang mendukung pencopotan Gibran dan sudah membubuhkan tanda tangan yakni 103 purnawirawan jenderal, 73 laksamana, 65 marsekal, dan 91 kolonel.

Forum Purnawirawan Prajurit TNI membuat pernyataan sikap terhadap wacana pencopotan Gibran.

Kegiatan diselenggarakan di kawasan Kepala Gading, Jakarta Utara pada Kamis (17/4/2025) lalu.

Tak hanya Try Sutrisno, surat pernyataan itu turut ditekan oleh mantan Menteri Agama Fachrul Razi, KSAD periode 1999-2000 Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, KSAL periode 2005-2007 Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, KSAU periode 1998-2002 Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan.

Baca juga: Eksekusi Rumah di Kelurahan Bugis Dinilai Salah Sasaran, Pihak Tergugat Kini Lapor Polda Gorontalo

Profil Try Sutrisno

Dikutip dari laman resmi Pusat Penerangan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI), tni.mil.id, Try Sutrisno lahir di Surabaya, 15 November 1935.

Pria kelahiran 15 November 1935 ini adalah anak ketiga dari pasangan Soebandi dan Mardiyah.

Awal mula karier Try Sutrisno di dunia militer yakni saat ia berusia 21 tahun tepatnya tahun 1956, ia diterima menjadi taruna Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad).

Baru setahun menjalani pendidikan, Try Sutrisno sudah harus ikut berperang.

Saat itulah ia mengawali karier militer sebagai prajurit yang turut bertempur melawan Pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik indonesia (PRRI).

Lima tahun setelahnya atau 1962, Try Sutrisno terlibat dalam Operasi Pembebasan Irian Barat.

Di situlah ia mengenal Soeharto.

Kala itu, Soeharto yang sudah berpangkat Mayor Jenderal ditunjuk Presiden Soekarno menjadi Panglima Komando Mandala yang berpangkalan di Sulawesi.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved