Tribun Wisata
Kondisi Terkini Objek Wisata Pulo Cinta Gorontalo, Investor Siap Bangun Resort Lagi
Melihat kondisi terkini objek wisata Pulo Cinta di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.Objek wisata Pulo Cinta dulu dijuluki Maldives Indonesia ini
Penulis: Nawir Islim | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-objek-wisata-Pulo-Cinta-atau-Pulau-Cinta-888.jpg)
“Kami ingin wisatawan bisa merasakan pengalaman autentik alam, budaya, dan cita rasa Gorontalo dalam satu tempat,” lanjutnya.
Tak hanya konsep, investor juga sudah menyusun rencana anggaran.
Roby Saputra, anggota tim investor, menyebut estimasi biaya pembangunan berkisar antara Rp10 miliat hingga Rp12 miliar.
“Melihat kondisi lapangan, kami perkirakan proses pembangunan bisa selesai dalam waktu 5 sampai 8 bulan,” ujar Roby.
Dia menegaskan bahwa tim masih akan melakukan kajian teknis lebih lanjut, terutama untuk memastikan struktur bangunan tahan terhadap cuaca ekstrem seperti badai tahun 2021.
“Kami belajar dari pengalaman masa lalu. Bangunan nanti akan dirancang agar tetap kokoh meski diterjang angin atau gelombang,” tegasnya.
Investor ini telah mengelola Uma Linggah, sebuah resort bernuansa alam di Ubud, Bali, yang sudah beroperasi sukses selama lima tahun terakhir.
“Pengalaman kami di Bali menjadi modal kuat untuk membangun destinasi baru di Gorontalo. Kami ingin Pulo Cinta hidup kembali, bahkan lebih baik dari sebelumnya,” kata Stevany.
Sebelum meninjau langsung Pulo Cinta, tim investor lebih dulu bertemu dengan Bupati Boalemo, Rum Pagau, untuk menyampaikan rencana dan visi pembangunan mereka.
Juru Bicara Bupati, Paris Djafar, menyebut Bupati menyambut baik setiap bentuk investasi yang dapat membangkitkan pariwisata daerah.
“Pak Bupati membuka pintu lebar bagi siapa saja yang ingin membangun kembali Pulo Cinta. Pemerintah akan mendalami lebih jauh soal teknis dan komitmen dari investor tersebut,” jelas Paris.
Menurut Paris, Pemerintah Kabupaten Boalemo memang sangat berharap Pulo Cinta bisa kembali menjadi kebanggaan daerah seperti beberapa tahun lalu.
“Dulu tempat ini jadi sorotan dunia. Banyak turis asing datang. Kami ingin itu terulang kembali, bahkan lebih besar,” tegasnya.
Yusran Adam, warga Desa Patoameme juga menyambut positif rencana pembangunan ini. Bagi mereka, hadirnya resort kembali akan membuka lapangan kerja dan mendongkrak ekonomi desa.
“Dulu banyak warga kami yang bekerja di Pulo Cinta. Kalau dibuka lagi, tentu kami sangat senang,” ujar Yusran Adam
Dia berharap agar pembangunan nanti memperhatikan kelestarian lingkungan. “Semoga konsepnya ramah laut, supaya alam tetap terjaga,” tambahnya.
| 3 Spot Ngopi Ala Barista Mobile yang Jadi Favorit di Gorontalo! Sensasi Ngopi Praktis dan Unik |
|
|---|
| Kejadian Mistis di Makam Keramat Male Ta Ilayabe, Pengalaman Tak Masuk Akal Sang Juru Pelihara |
|
|---|
| Melihat Rumah Dinas Kantor Pos dan Telegraf di Gorontalo Berusia 80 Tahun |
|
|---|
| Bukit Proja: Dari Sawah, Mebel, Hingga Jadi Wisata Air Favorit di Kabupaten Gorontalo |
|
|---|