Tribun Wisata
Kondisi Terkini Objek Wisata Pulo Cinta Gorontalo, Investor Siap Bangun Resort Lagi
Melihat kondisi terkini objek wisata Pulo Cinta di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.Objek wisata Pulo Cinta dulu dijuluki Maldives Indonesia ini
Penulis: Nawir Islim | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-objek-wisata-Pulo-Cinta-atau-Pulau-Cinta-888.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Melihat kondisi terkini objek wisata Pulo Cinta di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.
Objek wisata Pulo Cinta dulu dijuluki Maldives Indonesia ini sangat terkenal di seanteru negeri ini.
Keindahan pulau dengan pasir putih dan gradasi air laut yang indah sempat membuatnya viral dan banyak dikunjungi wisatawan lokal, regional hingga mancanegra.
Objek wisata Pulo Cinta atau Pulau Cinta terletak di Teluk Tomini, Patoameme, Botumoito, Kabupaten Boalemo, Gorontalo ini memiliki bangunan resort yang dibangun berbentuk jantung hati.
Bentuk resort berupa cottage kayu beratapkan surap dan jerami akan membuat pengunjung seolah tinggal di pedesaan.
Sayang bangunan resort tersebut rusak dihantam badai dan gelombang tinggi pada 2021 silam.
Amatan TribunGorontalo.com, pada Jumat (18/4/2025), lokasi tersebut kini tinggal tersisa tiang-tiang penyangga bekas bangunan resort yang tertancap di laut.
"Sejak 2022, sudah tidak ada lagi aktivitas wisata di sana. Bangunannya hancur total, yang tersisa hanya tiang-tiang penyangga," ujar Roy Syawal, Ketua Boalemo Diving Club kepada TribunGorontalo.com
Tonton Live Facebook di Pulau Cinta
Menurut Roy, saat ini lokasi tersebut justru lebih sering digunakan para nelayan sebagai tempat singgah saat mencari ikan di laut.
“Dulunya tempat ini ramai wisatawan, sekarang jadi tempat istirahat nelayan,” imbuhnya.
Kini investor kembali melirik lokasi tersebut untuk membangun fasilitas di objek wisata tersebut
“Kami sudah siapkan konsep yang memadukan keindahan alam laut dengan nuansa budaya Gorontalo,” kata Stevany Angelina, perwakilan investor
Stevany menyebut, mereka berencana akan dibangun rumah khas Gorontalo yang ikonik di tengah Pulo Cinta
Selain itu, resort ini juga akan menyajikan makanan-makanan tradisional yang menjadi ciri khas daerah.
“Kami ingin wisatawan bisa merasakan pengalaman autentik alam, budaya, dan cita rasa Gorontalo dalam satu tempat,” lanjutnya.
Tak hanya konsep, investor juga sudah menyusun rencana anggaran.
Roby Saputra, anggota tim investor, menyebut estimasi biaya pembangunan berkisar antara Rp10 miliat hingga Rp12 miliar.
“Melihat kondisi lapangan, kami perkirakan proses pembangunan bisa selesai dalam waktu 5 sampai 8 bulan,” ujar Roby.
Dia menegaskan bahwa tim masih akan melakukan kajian teknis lebih lanjut, terutama untuk memastikan struktur bangunan tahan terhadap cuaca ekstrem seperti badai tahun 2021.
“Kami belajar dari pengalaman masa lalu. Bangunan nanti akan dirancang agar tetap kokoh meski diterjang angin atau gelombang,” tegasnya.
Investor ini telah mengelola Uma Linggah, sebuah resort bernuansa alam di Ubud, Bali, yang sudah beroperasi sukses selama lima tahun terakhir.
“Pengalaman kami di Bali menjadi modal kuat untuk membangun destinasi baru di Gorontalo. Kami ingin Pulo Cinta hidup kembali, bahkan lebih baik dari sebelumnya,” kata Stevany.
Sebelum meninjau langsung Pulo Cinta, tim investor lebih dulu bertemu dengan Bupati Boalemo, Rum Pagau, untuk menyampaikan rencana dan visi pembangunan mereka.
Juru Bicara Bupati, Paris Djafar, menyebut Bupati menyambut baik setiap bentuk investasi yang dapat membangkitkan pariwisata daerah.
“Pak Bupati membuka pintu lebar bagi siapa saja yang ingin membangun kembali Pulo Cinta. Pemerintah akan mendalami lebih jauh soal teknis dan komitmen dari investor tersebut,” jelas Paris.
Menurut Paris, Pemerintah Kabupaten Boalemo memang sangat berharap Pulo Cinta bisa kembali menjadi kebanggaan daerah seperti beberapa tahun lalu.
“Dulu tempat ini jadi sorotan dunia. Banyak turis asing datang. Kami ingin itu terulang kembali, bahkan lebih besar,” tegasnya.
Yusran Adam, warga Desa Patoameme juga menyambut positif rencana pembangunan ini. Bagi mereka, hadirnya resort kembali akan membuka lapangan kerja dan mendongkrak ekonomi desa.
“Dulu banyak warga kami yang bekerja di Pulo Cinta. Kalau dibuka lagi, tentu kami sangat senang,” ujar Yusran Adam
Dia berharap agar pembangunan nanti memperhatikan kelestarian lingkungan. “Semoga konsepnya ramah laut, supaya alam tetap terjaga,” tambahnya.
| 3 Spot Ngopi Ala Barista Mobile yang Jadi Favorit di Gorontalo! Sensasi Ngopi Praktis dan Unik |
|
|---|
| Kejadian Mistis di Makam Keramat Male Ta Ilayabe, Pengalaman Tak Masuk Akal Sang Juru Pelihara |
|
|---|
| Melihat Rumah Dinas Kantor Pos dan Telegraf di Gorontalo Berusia 80 Tahun |
|
|---|
| Bukit Proja: Dari Sawah, Mebel, Hingga Jadi Wisata Air Favorit di Kabupaten Gorontalo |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.