Kamis, 12 Maret 2026

Berita Internasional

Pejabat Trump Tak Sengaja Tambahkan Jurnalis ke Grup Chat, Rencana Perang Terbongkar

Namun, kejadian ini kembali menyoroti potensi kebocoran informasi strategis di tingkat pemerintahan tinggi AS.(*)

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pejabat Trump Tak Sengaja Tambahkan Jurnalis ke Grup Chat, Rencana Perang Terbongkar
Getty
ILUSTRASI -- Seorang tentara di medan perang. Baru-baru ini serangan Amerika bocor ke jurnalis. 

Sementara itu, Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengecam Goldberg dengan menyebutnya sebagai "jurnalis palsu yang tidak dapat dipercaya".

Ia membantah tuduhan bahwa informasi sensitif dibagikan dalam grup tersebut. 

"Tidak ada yang mengirimkan rencana perang, dan itu saja yang bisa saya katakan," tegas Hegseth dalam wawancara dengan CNBC.

Goldberg menegaskan bahwa diskusi dalam grup mencakup "detail operasional serangan ke Yaman, termasuk informasi mengenai target, jenis senjata yang akan digunakan AS, serta urutan serangan".

Ia juga memperingatkan bahwa jika informasi tersebut jatuh ke tangan musuh AS, maka dapat mengancam keselamatan personel militer dan intelijen Amerika, terutama di kawasan Timur Tengah.

Reaksi Trump

Ketika pertama kali ditanya mengenai kebocoran ini, Trump mengaku tidak mengetahui bahwa informasi sensitif telah tersebar.

"Saya tidak tahu apa-apa tentang ini. Anda baru saja memberitahu saya," ujar Trump kepada wartawan pada Senin pagi.

Namun, beberapa jam kemudian, Trump tampak menanggapi kejadian ini dengan nada bercanda dan meremehkan The Atlantic.

"Majalah itu tidak terlalu penting," ucapnya.

Dalam pernyataan resmi pada Senin malam, Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa Trump masih memiliki "kepercayaan penuh" terhadap Waltz dan tim keamanan nasionalnya.

Saat ini, masih belum dipastikan apakah informasi yang dibagikan dalam grup tersebut bersifat rahasia atau tidak.

Namun, kejadian ini kembali menyoroti potensi kebocoran informasi strategis di tingkat pemerintahan tinggi AS.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved