Ganja dan Larangan Drone

Terungkap! Ladang Ganja di Bromo dan Isu Larangan Drone, Apa Benar Terkait?

Banyak yang menduga, aturan penerbangan drone diberlakukan untuk menyembunyikan keberadaan ladang ganja di kawasan taman nasional.

Editor: Wawan Akuba
FOTO: Kompas.com
GUNUNG BROMO -- Potret wisatawan menikmati sunrise di Gunung Bromo. LARANGAN DRONE -- Baru-baru ini terungkap lahan ganja di Gunung Bromo, akankah terkait larangan menerbangkan drone? pihak terkiat membantah, warga tak percaya. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Publik ramai-ramai mengaitkan antara larangan menerbangkan drone di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dengan penemuan ladang ganja. 

Banyak yang menduga, aturan penerbangan drone diberlakukan untuk menyembunyikan keberadaan ladang ganja di kawasan taman nasional.

"Alasan gaboleh nerbangin drone di taman nasional (Bromo). Ohh ternyata ini tah," tulis seorang pengguna TikTok pada Senin (17/3/2025), memicu spekulasi luas.

Ladang Ganja yang Tersembunyi di Balik Keindahan Alam Bromo

Fakta mengejutkan ini terungkap dalam operasi gabungan yang melibatkan Balai Besar TNBTS, Polres Lumajang, TNI, dan perangkat Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Selama empat hari, dari 18 hingga 21 September 2024, tim berhasil menemukan ladang ganja yang tersembunyi di area Blok Pusung Duwur, Resort Pengelolaan Taman Nasional Wilayah Senduro dan Gucialit, yang berada di bawah pengawasan Seksi Pengelolaan TN Wilayah III.

Hasil penyelidikan menetapkan empat tersangka, semuanya warga Desa Argosari.

Kini, mereka tengah menjalani proses hukum di Pengadilan Lumajang atas dugaan keterlibatan dalam praktik ilegal tersebut.

Larangan Drone: Benarkah Ada Konspirasi?

Spekulasi bahwa larangan menerbangkan drone di kawasan Bromo berkaitan dengan keberadaan ladang ganja akhirnya mendapat klarifikasi dari pihak Balai Besar TNBTS.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menegaskan bahwa aturan tersebut tidak ada hubungannya dengan ladang ganja.

Bahkan, tim penyelidik justru memanfaatkan drone untuk membantu menemukan lokasi ladang yang tersembunyi.

"Ladang ganja berada di lokasi yang sangat sulit dijangkau, tertutup oleh semak belukar lebat," jelas Rudijanta, dikutip dari Antara pada Selasa (18/3/2025). 

Sejumlah semak yang menutupi perkebunan ini sebut saja kirinyu, genggeng, dan anakan akasia.

Kawasan ganja ini juga berada di lereng curam. Justru penggunaan drone sangat membantu tim dalam pencarian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved