Senin, 23 Maret 2026

Pilpres Amerika

4 Fakta Menarik Pilpres Amerika yang Memanas, Kamala dan Trump Habis-habisan di Negara Bagian Kunci

Apakah Harris akan menjadi presiden wanita pertama dalam sejarah Amerika, atau Trump akan membuat sejarah dengan kemenangan kembali yang mengguncang d

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 4 Fakta Menarik Pilpres Amerika yang Memanas, Kamala dan Trump Habis-habisan di Negara Bagian Kunci
freepik
Pilpres Amerika Serikat memanas, siapakah yang akan memenangkan? 

Namun, meski ada pergeseran demografis yang mendukung Demokrat, survei terbaru menunjukkan Trump kembali unggul.

Sementara itu, Arizona yang dulu dikenal sebagai negara bagian merah, kini menjadi medan tempur setelah "Trumpifikasi" Partai Republik di negara bagian itu dan peningkatan jumlah pemilih muda Latino.

Wisconsin juga tetap menjadi negara bagian yang ketat, dengan sejarah mendukung Demokrat hingga Trump menang secara mengejutkan pada 2016.

Peluang Kandidat di Negara Bagian Kunci

Sebuah survei yang dilakukan oleh The Washington Post dan Schar School pada awal Oktober menunjukkan bahwa 47 persen pemilih terdaftar cenderung memilih baik Harris maupun Trump, dengan keunggulan kecil bagi Trump di rata-rata survei FiveThirtyEight.

Namun, selisih ini sangat tipis dan masih dalam margin kesalahan.

Seorang ketua serikat pekerja di Michigan mengungkapkan kekecewaan bahwa mayoritas anggotanya mendukung Trump, meskipun dirinya sendiri merasa terpecah antara Harris dan Trump.

Michigan menjadi sangat penting tahun ini, terutama setelah banyak pemilih Demokrat kecewa dengan dukungan Biden terhadap Israel dalam konflik Gaza, yang juga didukung oleh Harris.

Nevada, yang sering kali mencerminkan hasil pemilu nasional, kali ini menunjukkan persaingan ketat antara kedua kandidat.

Demografi Nevada yang sebagian besar terdiri dari populasi urban di Clark County dan wilayah konservatif di utara membuatnya menjadi medan tempur penting.

Di North Carolina, Trump harus menang untuk meningkatkan peluangnya. Hanya dua presiden Demokrat yang pernah memenangkan negara bagian ini dalam beberapa dekade terakhir.

Harris terus mendekat sejak menggantikan Joe Biden sebagai pemimpin Demokrat, sementara Trump mendapatkan dukungan dari pemilih pedesaan kulit putih.

North Carolina telah mencatatkan rekor dalam pemungutan suara awal.

Pertarungan Populer vs Elektoral

Lima kandidat dalam sejarah AS, termasuk Hillary Clinton pada 2016, telah memenangkan suara populer tetapi gagal mendapatkan suara elektoral.

Pemenang ditentukan oleh perolehan setidaknya 270 suara elektoral dari total 538 suara, yang dialokasikan sesuai populasi negara bagian.

Dengan survei negara bagian menunjukkan keunggulan kecil untuk Trump dan selisih kurang dari setengah poin di tujuh negara bagian kunci, pemilu ini tetap sangat ketat.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved