Update Kabar Dunia
Pesawat Kepresidenan Venezuela Disita Amerika, Diduga Dibeli Secara Ilegal
Pesawat tipe Dassault Falcon 900EX berwarna putih itu digunakan oleh Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Pada bulan Maret, pesawat ini terbang ke Republik Dominika bersama dengan pesawat lain yang terdaftar di Venezuela, yang diyakini untuk perawatan, dan sejak saat itu berada di sana.
Washington sebelumnya juga telah menyita pesawat kargo Boeing 747-300 yang ditransfer dari Iran ke anak perusahaan maskapai milik negara Venezuela serta beberapa jet pribadi milik pejabat Venezuela yang dikenai sanksi atau didakwa di AS.
Sementara itu, Matthew Axelrod dari Departemen Perdagangan AS menambahkan bahwa penyitaan ini adalah pesan yang jelas.
"Pesawat yang diperoleh secara ilegal dari Amerika Serikat untuk kepentingan pejabat Venezuela yang dikenai sanksi tidak bisa begitu saja terbang bebas," katanya.
Penyitaan ini terjadi kurang dari sebulan setelah Maduro kembali menjabat dalam pemilu presiden yang banyak diperdebatkan.
Terutama saat otoritas pemilu yang setia kepadanya menyatakan petahana sebagai pemenang tanpa memberikan hasil rinci.
Kurangnya transparansi ini telah dikecam oleh banyak negara. Lawan-lawan rezim Maduro memperoleh lebih dari 80 persen lembar penghitungan suara yang menunjukkan bahwa sebenarnya ia kalah telak dari mantan diplomat Edmundo Gonzalez. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Penyitaan-pesawat-presiden-Venezuela-oleh-Amerika.jpg)