Human Interest Story
Cerita Hadi, Perantau Asal Jogja Jualan Bakso di Gorontalo
Hadi (37) adalah seorang pedagang bakso di kawasan Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Hadi-37-pedagang-bakso-fff.jpg)
Hadi berimpian ke depan, ia bisa menambah menu jualan. Mie ayam adalah satu yang sudah ia rencanakan.
Lebih jauh, jika sudah memiliki modal yang cukup, Hadi mengaku ingin sekali menetap di satu tempat jualan milik sendiri.
"Kalau mangkal di trotoar jalan seperti ini kan masih ada kemungkinan digusur, semoga ke depan bisa punya tempat sendiri," kata Hadi.
Usaha sederhana yang sedang ia rintis ini, menjadi bukti bahwa Hadi telaten dalam bekerja.
Sejak pertama datang di Gorontalo, tepatnya pada 2007, Hadi sempat berkuliah.
"Waktu itu saya sempat dikuliahkan, ambil jurusan Olahraga, tapi saya tidak sempat menyelesaikannya, kemudian saya bekerja untuk berjuang hidup dengan jalan baru," kata Hadi.
Hadi menyampaikan dukungannya kepada sesama pelaku UMKM, untuk tidak menyerah mengembangkan usahanya.
"Boleh lelah, tapi jangan menyerah," tandas Hadi. (*)
| Sosok Abdul Gias Tomayahu, Penulis Muda Asal Leboto Gorontalo Peraih 4 Medali Emas Nasional 2025 |
|
|---|
| Cerita 2 Pemudi Jualan Takjil Ramadan di Kota Gorontalo |
|
|---|
| Tips Kuat Puasa saat Bekerja ala Kasmat dan Sasmita, Pegawai Minimarket Gorontalo |
|
|---|
| Sejak 1985, Ridwan Baat Setia Jual Balon Karakter di Kota Gorontalo, Terbukti Mampu Sekolahkan Anak |
|
|---|
| Sosok Vecky van Gobel, Eks Juru Sita Pengadilan Gorontalo Kini Jadi Sopir Bentor |
|
|---|