Ukraina Hadapi Serangan Baru Rusia di Kharkiv, Medan Perang Memanas
Serangan ini dikhawatirkan menjadi awal serangan musim panas yang memanfaatkan keunggulan persenjataan mereka sebelum bantuan militer utama AS tiba di
|
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Foto: Hnat Holyk/Gwara Media/Global Images Ukraina via Getty Images
Seorang petugas darurat Ukraina bertempur melawan api setelah serangan rudal Rusia di Kharkiv.
Rusia perlahan-lahan meningkatkan operasi militernya di sekitar Kharkiv selama sebulan terakhir, dengan para ahli militer khawatir bahwa wilayah tersebut bisa menjadi fokus serangan musim panas.
Mayor Jenderal Vadym Skibitsky, wakil kepala dinas intelijen militer Ukraina GUR, mengatakan kepada The Economist minggu lalu bahwa Rusia memiliki 35.000 tentara di seberang perbatasan dari Kharkiv dan sedang berupaya untuk meningkatkan jumlah menjadi sekitar 50.000.
Ukraina mendorong mundur pasukan Rusia dari sebagian besar wilayah Kharkiv pada tahun 2022, tetapi kelompok militer Rusia sekarang kembali menyerang dan perlahan-lahan maju. (*)
Baca Juga
| Presiden Rusia Putin Setuju Hentikan Serangan ke Kyiv Ukraina Selama Sepekan Usai Diminta Trump |
|
|---|
| Demi Palestina! Rusia Rela Gelontorkan 1 Miliar Dolar untuk Dewan Perdamaian Besutan Trump |
|
|---|
| Rudal Berkemampuan Nuklir Rusia Menghantam Lviv, Kyiv Minta Respons Dunia |
|
|---|
| AS Bantah Klaim Rusia soal Drone Ukraina ke Rumah Putin, Tudingan Dinilai Upaya Gagalkan Perdamaian |
|
|---|
| Putin Ancam Selesaikan Perang dengan Kekuatan Militer Jika Ukraina Tak Mau Damai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/petugas-darurat-Ukraina.jpg)