Sabtu, 28 Maret 2026

Update Rusia vs Ukraina

Presiden Rusia Putin Setuju Hentikan Serangan ke Kyiv Ukraina Selama Sepekan Usai Diminta Trump

Kremlin pada Jumat menyatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui penghentian serangan ke Kyiv selama satu pekan,

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Presiden Rusia Putin Setuju Hentikan Serangan ke Kyiv Ukraina Selama Sepekan Usai Diminta Trump
Tribunnews
SALJU TEBAL -- Foto stok seseorang berada di tengah badai salju. Rusia diminta Amerika hentikan serangan ke Ukraina karena wilayah itu alami cuaca ekstream. 

Ringkasan Berita:
  • Rusia menyatakan Presiden Vladimir Putin menyetujui permintaan Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan serangan ke Kyiv selama satu pekan akibat cuaca dingin ekstrem. 
  • Meski serangan besar ke ibu kota mereda, Rusia masih melancarkan serangan di wilayah lain dan menargetkan infrastruktur sipil. 
  • Penghentian sementara ini terjadi menjelang putaran kedua negosiasi Rusia-Ukraina yang masih menemui jalan buntu, terutama terkait isu wilayah.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Kremlin pada Jumat menyatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui penghentian serangan ke Kyiv selama satu pekan, yang akan berakhir pada Minggu, menyusul permintaan langsung Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Trump sebelumnya mengungkapkan bahwa ia meminta Putin untuk menghentikan serangan ke ibu kota Ukraina dan wilayah sekitarnya akibat cuaca dingin ekstrem yang melanda negara tersebut.

Sementara itu, Moskow menyebut permintaan Trump tersebut juga dimaksudkan untuk mendukung proses negosiasi yang dipimpin Washington guna mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun antara Rusia dan Ukraina.

Serangan Rusia terhadap jaringan energi Ukraina sebelumnya membuat sejumlah wilayah kehilangan pemanas, dengan suhu di Kyiv diperkirakan turun hingga minus 30 derajat Celsius dalam beberapa hari ke depan.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan krisis kemanusiaan.

Permintaan Langsung Trump ke Putin

“Saya dapat mengatakan bahwa Presiden Trump memang secara pribadi meminta Presiden Putin untuk menahan diri dari menyerang Kyiv selama satu minggu hingga 1 Februari demi menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi negosiasi,” ujar juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Baca juga: Rudal Berkemampuan Nuklir Rusia Menghantam Lviv, Kyiv Minta Respons Dunia

Baik pihak AS maupun Rusia tidak merinci kapan tepatnya permintaan tersebut disampaikan.

“Saya secara pribadi meminta Presiden Putin untuk tidak menembaki Kyiv dan berbagai kota selama satu minggu,” kata Trump dalam rapat kabinet di Gedung Putih sehari sebelumnya. Ia menegaskan alasan permintaan itu adalah dingin yang ekstrem.

Dalam sepekan terakhir, Ukraina tidak melaporkan serangan besar-besaran drone dan rudal seperti yang biasa terjadi sejak awal perang.

“Tidak ada serangan terhadap fasilitas energi tadi malam,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melalui media sosial pada Jumat.

“Namun kemarin sore, infrastruktur energi kami di beberapa wilayah sempat diserang,” tambahnya.

Serangan Masih Terjadi di Wilayah Lain

Zelensky juga menuding Rusia masih menargetkan jalur logistik Ukraina. Perdana Menteri Yulia Svyrydenko mengatakan bahwa “dalam 24 jam terakhir saja, musuh melakukan tujuh serangan drone terhadap fasilitas kereta api”.

Zelensky sebelumnya menyambut baik pengumuman Trump.

“Jika Rusia tidak menyerang infrastruktur energi kami, baik fasilitas pembangkit maupun aset energi lainnya, kami juga tidak akan menyerang milik mereka,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved