Update Rusia vs Ukraina
Presiden Rusia Putin Setuju Hentikan Serangan ke Kyiv Ukraina Selama Sepekan Usai Diminta Trump
Kremlin pada Jumat menyatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui penghentian serangan ke Kyiv selama satu pekan,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/210122-Badai-Salju.jpg)
Dalam pidato hariannya, Zelensky menyebut bahwa “pihak Amerika berbicara tentang penahanan serangan terhadap fasilitas energi selama satu minggu”.
Namun demikian, angkatan udara Ukraina mengatakan Rusia masih meluncurkan puluhan drone dan satu rudal pada malam hari.
Serangan tersebut merusak infrastruktur sipil di wilayah Chernihiv di utara serta sebuah bangunan permukiman di Zaporizhzhia di selatan.
Badan cuaca Ukraina memperingatkan bahwa gelombang udara terdingin di Kyiv justru diperkirakan datang setelah 1 Februari, dengan suhu bisa mencapai -30°C.
Negosiasi dan Isu Wilayah
Penghentian sementara serangan Rusia ini terjadi menjelang pertemuan putaran kedua negosiasi antara Rusia dan Ukraina di Abu Dhabi.
Putaran pembicaraan tersebut diperkirakan akan kembali membahas isu wilayah, yang hingga kini menjadi ganjalan utama.
Moskow masih menguasai wilayah luas di Ukraina selatan dan timur, serta menuntut Kyiv menarik pasukannya dari sebagian wilayah Donetsk, tuntutan yang dinilai Ukraina tidak dapat diterima.
“Sejauh ini kami belum menemukan kompromi terkait isu wilayah, khususnya di Ukraina timur,” kata Zelensky.
Ia menegaskan Ukraina siap berkompromi demi mengakhiri perang, namun tanpa mengorbankan keutuhan wilayahnya.
Putin sebelumnya berulang kali menyatakan Rusia akan merebut sisa wilayah Ukraina timur dengan kekuatan militer jika diplomasi gagal.
Di tengah situasi tersebut, Ukraina pada Jumat memerintahkan evakuasi paksa keluarga dengan anak-anak dari tujuh desa di wilayah Kharkiv timur laut, karena pasukan Rusia semakin mendekat.
Gubernur Oleg Synegubov mengatakan masih ada 25 anak yang tersisa di wilayah tersebut.
Zelensky juga menuding Moskow menghentikan pertukaran tahanan, salah satu dari sedikit bentuk kerja sama yang masih bertahan antara kedua negara.
“Mereka tidak terlalu tertarik bertukar orang, karena tidak merasa hal itu memberi keuntungan bagi mereka,” ujar Zelensky.
(*)