Kabar dari Boalemo
Siswa Smansa Tilamuta Diminta Tak Coret Kemeja saat Kelulusan, Kepsek: Sumbang Saja ke Korban Banjir
Hal itu karena Muhibbun tahu, momen pengumuman kelulusan SMA pada Senin 6 Mei nanti, biasanya akan diisi dengan euforia dan kegembiraan.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ILUSTRASI-aksi-coret-baju-di-kalangan-SMA.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo -- Muhibbun Tuhio, Kepala Sekolah SMAN 01 Tilamuta, mengimbau para siswa tidak melakukan aksi coret-coret baju sekolah saat pengumuman kelulusan.
Hal itu karena Muhibbun tahu, momen pengumuman kelulusan SMA pada Senin 6 Mei nanti, biasanya akan diisi dengan euforia dan kegembiraan.
Masalahnya, euforia ini kerap kali diwarnai dengan aksi coret-coret baju seragam sekolah yang dikhawatirkan dapat merusak nama baik sekolah.
"Tentu saja kami ingin siswa kami lulus dengan tertib dan menjaga nama baik sekolah. Kami juga mengharapkan agar tidak ada coret-coret baju sekolah saat kelulusan nanti," tegas Muhibbun kepada TribunGorontalo.com, Kamis (25/4/2024).
Baca juga: Kejari Bone Bolango Kembalikan Berkas Perkara Pemalsuan Dokumen Pemilu 2024
Sebagai gantinya, Muhibbun mengajak para siswanya untuk menunjukkan rasa syukur dan kepedulian dengan membagikan baju seragam mereka kepada para korban bencana banjir di Tilongohula.
"Saya juga sudah menyampaikan kepada murid dan juga orang tua, bahwa dari pada bajunya di pakai coret-coret alangkah baiknya dapat di sumbangkan kepada korban yang ada di Tilongohula," imbuhnya.
Muhibbun meyakini bahwa aksi mulia ini akan menjadi momen kelulusan yang lebih berkesan dan bermanfaat bagi para siswa.
Baca juga: Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo Riset Penangkal Kanker dari Kulit Buah Matoa
"Semoga dengan aksi ini, para siswa dapat belajar tentang arti kepedulian dan tanggung jawab sosial," harapnya.
SMAN 01 Tilamuta sendiri memiliki 279 siswa kelas 12 yang akan mengikuti pengumuman kelulusan tahun ini.
Muhibbun optimis bahwa semua siswanya dapat lulus dengan sempurna dan melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang yang lebih tinggi.
"Tentu sebagai guru saya mengharapkan para murid saya dapat melanjutkan pendidikan mereka hingga mendapatkan gelar, serta mereka baa menjadi pribadi yang lebih baik," tutupnya. (*)