Ramadan Gorontalo 2024
Ratusan Kamera Abadikan Momen Koko'o Talumolo di Bundaran Saronde saat Malam Ramadan Gorontalo
Koko'o Talumolo, tradisi membangunkan sahur dengan bunyi kentongan bambu, dimulai sekitar pukul 22.30 WITA dan melintasi Bundaran Saronde pada pukul 2
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kemeriahan-kegiatan-ketuk-sahur-bertajuk-Kokoo-Talumolo-Gorontalo.jpg)
Dalam satu dekade ini, komunitas dari Kelurahan Talumolo inilah yang konsisten setiap tahun menggelar agenda bangun sahur tersebut.
Tempuh Jarak 6.3 Kilometer (km)
Tahun ini spesial untuk komunitas Koko'o Talumolo, sebab tercatat sudah 10 tahun mereka konsisten menggelar agenda membangunkan orang sahur tersebut.
Jika dirunut, Koko'o Talumolo sudah dimulai sejak 2014 silam. Diinisiasi oleh para pemuda Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.
Inilah yang menjadi cikal bakal nama yang kini tidak lagi asing untuk warga Gorontalo setiap Ramadan tiba.
Sebagai peringatan satu dekade, para Koko'o Talumolo mengambil rute yang tidak biasa serta terpanjang.
Berkolaborasi dengan Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Koko'o Talumolo menempuh jarak 6.3 kilometer.
Rute itu dari gerbang Universitas Negeri Gorontalo (UNG) hingga Markas Besar (mabes) Koko'o Talumolo di Jalan Mayor Dullah. (*)