Senin, 30 Maret 2026

Pemilu 2024

Ratusan Perempuan Pakai Ungu di Monas Jakarta, Desak Presiden Jokowi tak Salah Gunakan Kekuasaan

Berpakaian serba ungu, perempuan perwakilan individu maupun organisasi ini berkoalisi dengan nama Perempuan Penyelamat Demokrasi.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Ratusan Perempuan Pakai Ungu di Monas Jakarta, Desak Presiden Jokowi tak Salah Gunakan Kekuasaan
Mimbar Perempuan
Mimbar Demokrasi Perempuan: Mendesak Presiden Menghentikan Penyalahgunaan Kekuasaan dalam Pemilu. 

TRIBUNGORONTALO.COM — Ratusan perempuan berkumpul di Monas, Jakarta pagi tadi, Jumat (9/2/2024). 

Berpakaian serba ungu, perempuan perwakilan individu maupun organisasi ini berkoalisi dengan nama Perempuan Penyelamat Demokrasi.

Mereka menggelar mimbar demokrasi perempuan di kawasan Patung Kuda, Jakarta pada 9 Februari 2024

Warga ungu yang dikenakan menegaskan perjuangan para perempuan menolak penyalahgunaan kekuasaan. 

Mimbar demokrasi perempuan diisi dengan pembacaan orasi, puisi, dan lagu atas kondisi demokrasi yang sangat buruk di masa reformasi yang dilakukan Presiden Jokowi.

Baca juga: Warkop Amal Gorontalo Setiap Tahun Catat Keuntungan Fantastis, Setengah Miliar untuk Biayai Ponpes

Koalisi ini mendesak Presiden Jokowi, untuk menghentikan penyalahgunaan kekuasaan dalam Pemilu. 

Apa yang dilakukan Jokowi tidak sesuai dengan Nawacita presiden di tahun 2014, yaitu pemerintah yang berjanji untuk tidak absen.

Jokowi berjanji akan memberikan prioritas pada upaya memulihkan kepercayaan publik pada institusi-institusi demokrasi.

Presiden Jokowi juga telah meninggalkan nilai-nilai demokrasi berperspektif perempuan.

Suara perempuan yang kritis terhadap sikap presiden tidak dianggap penting. 

Baca juga: Drainase Kota Gorontalo Dipenuhi Lumpur dan Sampah, Warga: Hujan Beberapa Jam Pasti Tergenang

Kritik dari universitas- universitas dan organisasi masyarakat sipil termasuk perempuan diabaikan. 

Pemilu hanya digunakan sebagai alat kontestasi, perempuan jadi penonton ketidakadilan dan keserakahan. 

Kami kaum perempuan juga berkeberatan dengan pajak kami yang digunakan untuk kepentingan politik partisan yang dilakukan presiden dan pendukungnya. 

Dalam deklarasi ini Koalisi Perempuan Penyelamat Demokrasi dan HAM menagih sumpah Jokowi. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved