Perang Rusia Ukraina

Update Perang Ukraina Hari Ke-440: Rusia Luncurkan Serangan Maut Jelang Peringatan Kemenangan Soviet

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-440, Selasa (9/5/2023): 4 warga di Ukraina tewas dalam serangan jelang peringatan Hari Kemenangan Soviet.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
AFP/Mikhail Klimentyev
Presiden Rusia Vladimir Putin (jaket padding hitam) di pusat pelatihan militer Distrik Militer Barat pada 20 Oktober 2022. Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-440 pada Selasa, 9 Mei 2023: sedikitnya 4 warga di Ukraina tewas akibat serangan jelang peringatan Hari Kemenangan Soviet atas Nazi di Perang Dunia II tahun 1945. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Rusia meluncurkan serangan udara ke Ukraina hingga menewaskan sejumlah orang menjelang peringatan Hari Kemenangannya atas Nazi di Perang Dunia II.

Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera pada Selasa (9/5/2023) atau hari ke-440 perang, sejumlah 4 orang di Ukraina telah tewas dalam serangan udara saat Rusia meluncurkan salah satu serangan drone dan rudal terbesarnya dalam beberapa pekan terakhir, kata pejabat Ukraina.

Serangan drone atau pesawat tak berawak semalam menghantam 127 sasaran di bagian utara, selatan dan timur Ukraina, menewaskan 3 warga sipil, menurut Kementerian Pertahanan Ukraina pada Senin (8/5/2023).

Di Ibu Kota Ukraina, Kyiv, para pejabat mengatakan pertahanan udara Ukraina menjatuhkan 35 drone Shahed buatan Iran.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-439: Dijanjikan Senjata, Wagner Tak Jadi Mundur dari Bakhmut

Serhiy Popko selaku Kepala Administrasi Militer Kota Kyiv, mengatakan sejumlah 5 orang terluka akibat jatuhnya puing-puing pesawat tak berawak.

Puing-puing pesawat tak berawak juga menghantam gedung apartemen dua lantai di distrik Svyatoshynskyi, Kyiv, kata sang Wali Kota Vitali Klitschko di Telegram.

Di selatan, pembom jarak jauh meluncurkan hingga delapan rudal jelajah di wilayah Odesa, di mana satu orang tewas dan tiga korban lainnya luka-luka, menurut pejabat setempat.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-437: Ukraina Ragu Tentara Bayaran Wagner Mundur dari Bakhmut

Serangan itu adalah bagian dari gerombolan drone paling besar dalam kampanye udara Rusia yang diperbarui yang dimulai 10 hari lalu.

Ukraina mengatakan pasukan Rusia membuat dorongan terakhir untuk merebut Kota Bakhmut di Provinsi Donetsk, Ukraina wilayah timur, tepat pada Hari Kemenangan Selasa, peringatan tahunan kemenangan Soviet atas Nazi Jerman dalam PD II tahun 1945.

Di wilayah timur Donetsk, Yevgeny Prigozhin, Kepala kelompok tentara bayaran Rusia Wagner, yang mengancam akan meninggalkan Kota Bakhmut dan menghentikan pertempuran karena kekurangan senjata dan amunisi, tampaknya tidak jadi.

Prigozhin mengatakan bahwa pasukan bayarannya sekarang memiliki sumber daya yang mereka butuhkan.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-436: AS Bantah Terlibat dalam Serangan Drone di Istana Kremlin

Hari Kemenangan

Moskow sedang mempersiapkan parade militer, pokok perayaan Hari Kemenangan di seluruh Rusia, tetapi setidaknya 21 kota telah membatalkan acara semacam itu.

Pejabat daerah secara samar menyebut "situasi saat ini" sebagai alasan mengapa perayaan ini tidak lagi terjadi.

Penggunaan drone telah dilarang di Ibu Kota Rusia, Moskow, dan St Petersburg.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-435: Kota Kherson Kembali Digempur, 21 Orang Tewas

Mengingat pada pekan lalu, Rusia menuduh Ukraina melakukan percobaan serangan pesawat tak berawak di Istana Kremlin, yang menaranya menjulang di sebelah tempat parade.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengirimkan rancangan undang-undang ke parlemen yang mengusulkan agar negara tersebut menghapus liburan Hari Kemenangan untuk semakin menjauhkan diri dari Rusia.

Sebaliknya, dia telah mengusulkan Hari Peringatan dan Kemenangan atas Nazisme dalam Perang Dunia II pada 8 Mei dan Hari Eropa pada 9 Mei untuk memperingati "persatuan semua orang Eropa yang menghancurkan Nazisme".

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-434: Cegah Diserang Balik, Rusia Gandakan Produksi Rudal

“Mengingat kepahlawanan jutaan orang Ukraina dalam perang melawan Nazisme, kami melihat kepahlawanan yang sama dalam tindakan tentara kami hari ini,” kata Zelensky.

“Sayangnya, kejahatan telah kembali,” sambungnya, menyamakan invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina tahun lalu dengan Nazi.

"Meskipun sekarang adalah agresor lain, tujuannya sama, perbudakan atau penghancuran." imbuhnya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-433: AS Sebut 20.000 Tentara Rusia Tewas dalam 5 Bulan

Sedangkan Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan dia yakin para veteran di Ukraina masih menganggap 9 Mei sebagai hari suci.

Di tempat lain, otoritas Rusia di wilayah Zaporizhia telah mulai mengevakuasi penduduk karena apa yang mereka sebut sebagai peningkatan penembakan di Ukraina dalam perang yang dimulai Presiden Rusia Vladimir Putin sejak 24 Februari 2022 ini.

Namun spekulasi telah meningkat selama beberapa minggu terakhir tentang kapan Ukraina akan memulai serangan balasan yang sangat diharapkan, yang diduga banyak analis akan terjadi di Zaporizhzhia.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved