Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-395: 10 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Terbaru Rusia

Kondisi terkini perang, Sabtu (25/3/2023): sedikitnya 10 warga sipil tewas akibat serangan terbaru Rusia di beberapa kota di Ukraina.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Facebook/General Staff of the Armed Forces of Ukraine
Apartemen di Kota Dnipro, Ukraina tampak hancur setelah dihantam rudal Rusia pada 14 Januari 2023. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-395 pada Sabtu, 25 Maret 2023: sedikitnya ada 10 warga sipil tewas akibat serangan Rusia di sejumlah kota di Ukraina. 

Laporan militer Ukraina menggambarkan pertempuran sengit di sepanjang garis yang membentang dari Lyman ke Kupiansk, serta di selatan di Avdiivka di pinggiran Kota Donetsk yang dikuasai Rusia.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-391: Rudal Rusia Hancur saat Xi Jinping Kunjungi Putin

- Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan dia yakin China belum mengirim senjata ke Rusia setelah invasi ke Ukraina.

"Saya telah mendengar selama tiga bulan terakhir China akan memberikan senjata yang signifikan ke Rusia. Mereka belum melakukannya," ungkap Biden dalam konferensi pers pada hari Jumat.

“Bukan berarti mereka tidak akan melakukannya, tetapi mereka belum melakukannya.” sambungnya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-390: Dikunjungi Xi Jinping, Putin Memuji Presiden China

- Ukraina mengklaim pasukan Rusia "kehabisan tenaga" di Bakhmut dan para komandannya telah mulai meningkatkan prospek perubahan haluan yang tidak mungkin terjadi di kota Ukraina timur yang terkepung itu.

- Sebanyak 3 wanita termasuk di antara sedikitnya 5 orang yang tewas setelah rudal Rusia menghantam salah satu "titik tak terkalahkan" yang memberikan perlindungan dan layanan dasar bagi warga sipil Ukraina di timur Kota Kostiantynivka di wilayah Donetsk, kata pejabat setempat.

Rusia menyerang pada Kamis (23/3/2023) malam waktu setempat, dengan rudal anti-pesawat S-300, kata jaksa penuntut Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-388: Biden Dukung Penangkapan terhadap Putin oleh ICC

- Komandan angkatan udara dari Swedia, Norwegia, Finlandia, dan Denmark telah sepakat untuk menciptakan pertahanan udara Nordik terpadu yang bertujuan melawan meningkatnya ancaman dari Rusia.

Tujuannya adalah untuk dapat beroperasi bersama berdasarkan cara-cara operasi yang sudah diketahui di bawah NATO, menurut pernyataan angkatan bersenjata keempat negara tersebut.

“Armada gabungan kami dapat dibandingkan dengan negara Eropa yang besar.” kata Komandan Angkatan Udara Denmark Mayor Jenderal Jan Dam.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-387: PBB Merinci Beragam Kejahatan Perang Pasukan Putin

- Sekitar 10.000 warga sipil, banyak dari mereka lanjut usia dan cacat, hidup dalam “kondisi yang sangat memprihatinkan” di dalam dan sekitar Bakhmut, menurut Komite Palang Merah Internasional (ICRC).

Beberapa ribu warga sipil diperkirakan tetap berada di kota itu sendiri dan “menghabiskan hampir sepanjang hari dalam penembakan hebat di tempat penampungan”, kata Umar Khan dari ICRC.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-386: Moskow Bakal Kumpulkan Puing-puing Drone AS yang Jatuh

- Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell menyebut "persahabatan" antara China dan Rusia memiliki batas.

Borrell juga mengatakan bahwa Eropa harus menyambut setiap upaya China untuk menjauhkan diri dari perang Rusia di Ukraina.

Borrell menyatakan China "belum melewati garis merah untuk kami", dan menambahkan bahwa proposal Beijing guna mengakhiri perang menunjukkan tidak ingin sepenuhnya sejalan dengan Rusia.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-385: Drone AS Dijatuhkan setelah Tabrak Jet Tempur Rusia

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved