Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-395: 10 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Terbaru Rusia
Kondisi terkini perang, Sabtu (25/3/2023): sedikitnya 10 warga sipil tewas akibat serangan terbaru Rusia di beberapa kota di Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Sabtu (25/3/2023) telah berlangsung selama 395 hari.
Kabar terbaru dalam perang adalah serangan Rusia di Ukraina menyebabkan sedikitnya 10 warga sipil tewas.
Presiden Rusia Vladimir Putin memulai invasi ini sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu.
Dalam perkembangannya, Rusia mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-394: Zelensky Minta Uni Eropa Kirim Lagi Senjata Jarak Jauh
Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga itu, sampai saat ini masih berlanjut dan belum terlihat akan segera berakhir.
Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-395 perang Rusia vs Ukraina:
- Sedikitnya 10 warga sipil tewas dan 20 korban lainnya luka-luka akibat pengeboman jarak jauh Rusia di beberapa bagian Ukraina pada Jumat (24/3/2023), kata para pejabat.
Jumlah korban jiwa tersebut sudah termasuk dua orang yang tewas dalam serangan hebat Rusia di Kota Bilopillia di Provinsi Sumy di Ukraina wilayah utara, kata Kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-393: 8 Orang Tewas Akibat Serangan Drone di Ibu Kota Kyiv
- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan "sangat prihatin" dengan apa yang dikatakannya sebagai eksekusi singkat terhadap tawanan perang oleh pasukan Rusia dan Ukraina di medan perang.
Sebuah laporan baru dari kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia menyatakan bahwa pengawasnya telah mendokumentasikan sejumlah eksekusi oleh kedua belah pihak.
Menurut Komisaris HAM PBB, jumlah sebenarnya kemungkinan lebih tinggi dan bahwa mereka "mungkin merupakan kejahatan perang".
Baca juga: Tangkap Banyak Pasukan Militer Rusia, Ukraina Bingung Cari Tempat untuk Tahan PoW, Apa Itu PoW?
- Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan mengatakan bahwa Moskow sedang bersiap untuk serangan balasan Ukraina yang "semua orang tahu" sedang dipersiapkan oleh Kyiv.
Medvedev memperingatkan bahwa Rusia siap menggunakan "senjata apa pun" jika Ukraina berusaha merebut kembali semenanjung Krimea yang dianeksasi Moskow pada 2014 silam.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-392: Temui Zelensky dan Keliling Bucha, Begini Kata PM Jepang
- Pasukan Rusia menyerang garis depan utara dan selatan di wilayah Donbas timur Ukraina timur pada hari Jumat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dnipro-14-jan-2023.jpg)