Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-383: Ribuan Jiwa Tewas dalam Pertempuran di Kota Bakhmut
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-383, Senin (13/3/2023): ribuan orang telah terbunuh saat pertempuran perebutan Kota Bahkmut di Oblast Donetsk.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
“Dan semakin dekat ke pusat kota, semakin sengit pertempurannya.” lanjutnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-377: Perebutan Bahkmut Dilanjutkan meski Korban Meningkat
Moskow menyerukan bahwa dengan merebut Bakhmut, Rusia akan mengguncang pertahanan Ukraina dan menjadi langkah untuk merebut semua Donbas, target utama.
Namun pertempuran dan penembakan berat juga berlangsung di sepanjang garis depan di timur dan selatan Ukraina, termasuk bagian lain Donetsk.
Menurut pejabat yang ditempatkan Rusia di Donetsk, kota itu digempur empat kali oleh pasukan Ukraina pada hari Minggu, yang mempengaruhi daerah pemukiman dan merusak saluran listrik.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-376: Unit Elit Pasukan Zelensky Perkuat Wilayah Bakhmut
Meski demikian, Kantor berita Reuters tidak dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen.
Adapun kedua belah pihak telah berulang kali mengatakan mereka tidak menargetkan warga sipil dalam serangan mereka.
Puluhan ribu warga sipil Ukraina tewas, serta tentara di kedua sisi.
Rusia telah membombardir kota-kota Ukraina dan membuat jutaan warga sipil melarikan diri sejak dalam apa yang disebut Kyiv dan sekutu Barat sebagai perang penaklukan yang tidak beralasan ini dimulai pada 24 Februari 2022.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-374: Bos Wagner Minta Zelensky Tinggalkan Kota Bakhmut
Svetlana Boiko (66) terluka dalam penembakan di Donetsk saat apartemennya dihantam.
Dia mengatakan kepada Reuters bahwa penembakan "biasanya terbang tanpa pernah mengenai kami".
“Ini adalah pertama kalinya sejak 2014 yang melanda kami. Jadi tahun 2023 seperti ini,” ujar Boiko.
Pada bulan September 2022 lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim telah mencaplok wilayah Donetsk dan tiga wilayah Ukraina lainnya, termasuk bagian yang telah dikuasai separatis yang didukungnya sejak 2014.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.