Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-366: Hasil Voting PBB yang Minta Putin Tarik Pasukannya
Majelis Umum PBB mengadakan pemungutan suara atau voting untuk menuntut Rusia agar menarik pasukannya dari Ukraina dan mengakhiri perang.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk Rusia atas perang di Ukraina dan menyerukan penarikan pasukan.
Majelis Umum PBB (United Nations General Assembly/UNGA) pun mengadakan pemungutan suara atau voting untuk menuntut Rusia agar menarik pasukannya dari medan perang di Ukraina.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera pada Jumat (24/2/2023) atau hari ke-366 perang, Majelis Umum PBB telah memberikan suara yang sangat mendukung resolusi yang menuntut Rusia menarik pasukannya dari Ukraina dan mengakhiri pertempuran yang telah berlangsung selama 1 tahun ini.
Sebagaimana diketahui, invasi di Ukraina dimulai Presiden Rusia Vladimir Putin pada 24 Februari 2023 lalu.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-365: Uni Eropa Tidak Satu Suara soal Beri Putin Sanksi Lagi
Resolusi (PDF) mendesak "perdamaian yang komprehensif, adil dan abadi" yang dikatakan "akan merupakan kontribusi yang signifikan untuk memperkuat perdamaian dan keamanan internasional" dan menegaskan kembali kemerdekaan dan integritas teritorial Ukraina.
Sebanyak 141 negara memberikan suara mendukung resolusi tersebut, dengan 32 negara lainnya abstain.
Sedangkan 7 negara, termasuk Rusia, menentang resolusi tersebut.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-364: Putin Tangguhkan Perjanjian Nuklir Rusia-Amerika Serikat
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menyambut baik adopsi resolusi tersebut.
“Dampaknya sangat jelas. Itu menentukan persepsi,” kata Kuleba kepada wartawan di PBB di New York City setelah pemungutan suara.
“Ini menunjukkan siapa berdiri di mana. Jika resolusi tidak berdampak, Rusia tidak akan melawan mereka dengan sengit. Ini politik. Beginilah cara pembuatannya." lanjutnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-363: 2 Mantan PM Inggris Kompak Desak Petahana soal Jet
Adapun melalui akun media sosialnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan resolusi itu adalah "sinyal kuat dari dukungan global yang tak kunjung padam untuk Ukraina".
Pemungutan suara PBB menunjukkan bahwa setahun setelah perang dimulai, sebagian besar negara di dunia tetap sangat terganggu oleh invasi Rusia di Ukraina.
Perang Rusia vs Ukraina ini juga telah membunuh ribuan orang, memaksa jutaan orang meninggalkan rumah mereka dan memicu krisis pangan dan energi global.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-362: Zelensky Klaim Pasukan Putin Rugi Luar Biasa Signifikan
Pada pemungutan suara terakhir Majelis Umum PBB tentang perang pada Oktober 2022 lalu, sejumlah 143 negara mendukung resolusi yang mengutuk Rusia karena mencaplok 4 wilayah Ukraina, yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Pada kesempatan itu, 35 negara abstain, dan 5 negara termasuk Rusia menentangnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.