Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-332: Kian Dekat, Pasukan Putin Bersiap Rebut Kota Bakhmut

Kondisi terkini perang, Sabtu (21/1/2023): Pasukan militer Presiden Rusia Vladimir Putin telah mendekat untuk menguasai Kota Bahkmut, Ukraina.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
AFP/Mikhail Klimentyev
Presiden Rusia Vladimir Putin (jaket padding hitam) saat bertemu dengan tentara selama kunjungan di pusat pelatihan militer Distrik Militer Barat pada 20 Oktober 2022. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-332: pasukan Putin klaim telah menguasai desa di dekat Kota Bakhmut. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Sabtu (21/1/2023) terhitung telah berlangsung 332 hari lamanya.

Kabar terbaru dalam perang adalah Rusia mengklaim telah merebut desa di dekat Bakhmut, Ukraina.

Presiden Rusia Vladimir Putin memulai invasi ini sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022).

Invasi yang disebut Putin sebagai 'operasi militer khusus' ini bertujuan untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-331: 11 Negara NATO Janjikan Lebih Banyak Senjata untuk Kyiv

Namun seiring perkembangannya, Rusia justru mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.

Konflik di antara negara bertetangga itu, sampai saat ini masih berlanjut dan belum tampak akan segera berakhir.

Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-332 perang Rusia dengan Ukraina:

- Rusia mengklaim telah merebut sebuah desa di Ukraina timur sebagai bagian dari upaya berbulan-bulan menuju Kota Bakhmut.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-330: Zelensky Desak Sekutu Barat untuk Segera Pasok Tank

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan Klishchiivka, 9 km selatan Bakhmut, telah "dibebaskan".

Meski begitu, klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.

Pejabat Ukraina pun tidak segera berkomentar.

Sementara itu, pasukan proksi Rusia di Republik Rakyat Donetsk yang memproklamirkan diri sebelumnya mengatakan bahwa mereka telah menguasai Klishchiivka.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-329: 19 Orang Masih Hilang, Pencarian Korban Dnipro Dihentikan

- Pejabat Amerika Serikat telah mulai mendorong Ukraina untuk mengalihkan fokus dari Bakhmut dan fokus pada persiapan serangan di selatan.

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden dilaporkan percaya ada potensi besar bagi Rusia untuk akhirnya mendorong pasukan Ukraina keluar dari kota yang diperebutkan dengan sengit.

Badan Intelijen Luar Negeri Jerman, BND, juga dilaporkan khawatir dengan kerugian yang dialami tentara Ukraina di Bakhmut.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-328: Lebih dari 7.000 Warga Sipil Tewas selama Invasi Putin

- Jenderal Mark Milley, Ketua Kepala Staf Gabungan AS yang realistis mengatakan dia tidak percaya pada harapan bahwa Ukraina mendorong pasukan Rusia keluar pada tahun 2023.

“Dari sudut pandang militer, saya masih mempertahankannya dari sini, tahun ini akan sangat, sangat sulit untuk secara militer mengeluarkan pasukan Rusia dari setiap jengkal Ukraina yang diduduki Rusia,” kata Jenderal Milley pada konferensi pers di pangkalan angkatan udara Ramstein AS di Jerman.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-327: 30 Korban Tewas Akibat Rudal Hantam Apartemen Dnipro

- Jerman telah menolak untuk mengambil keputusan apakah akan memberikan tank Leopard 2 ke Ukraina pada pertemuan puncak internasional khusus yang diadakan di Ramstein pada Jumat (20/1/2023)

Eropa serta AS berharap Jerman setidaknya akan mengizinkan Leopard yang dimiliki oleh negara-negara seperti Polandia dan Finlandia untuk diekspor kembali.

Tetapi meskipun berhari-hari memohon, Boris Pistorius Menteri Pertahanan Jerman yang baru diangkat mengatakan belum ada keputusan akhir yang diambil.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-325: Cegah Kebocoran Nukli, IAEA akan Menetap di Ukraina

- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memohon kepada Jerman dan sekutu Barat untuk mengirim tank tempur mereka ke Kyiv pada pembukaan pertemuan di Ramstein.

Tindakan mendesak diperlukan, kata Zelensky, karena "Rusia sedang memusatkan kekuatannya, kekuatan terakhir, mencoba meyakinkan semua orang bahwa kebencian bisa lebih kuat daripada dunia".

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-324: Ratusan Warga Sipil Masih Terjebak di Kota Soledar

- Menhan AS Lloyd Austin mengatakan kelompok menteri pertahanan yang mendukung Kyiv berfokus pada "memastikan bahwa Ukraina memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk sukses saat ini".

Berbicara setelah pertemuan pangkalan udara Ramstein, Austin menggambarkan Jerman sebagai "sekutu yang dapat diandalkan".

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-323: Zelensky Ejek Klaim Tentara Bayaran soal Direbutnya Soledar

- Rusia mengatakan memasok tank tambahan ke Ukraina tidak akan "mengubah apa pun secara fundamental".

Hubungan Rusia dengan AS berada pada "titik terendah secara historis", sebut Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Peskov juga mengatakan "tidak ada harapan" hubungan bilateral membaik "di masa mendatang".

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-322: Tentara Bayaran Wagner Klaim Ambil Alih Kota Soledar

- Seorang mantan Navy Seal AS telah tewas di Ukraina, kata pejabat Amerika pada hari Jumat.
Daniel W Swift, perwira kecil kelas 1 yang meninggalkan jabatannya di San Diego pada Maret 2019, terluka di Dnipro dan meninggal karena lukanya pada Rabu (18/1/2023).

Para pejabat mengatakan dia tidak bertempur dalam kapasitas resmi.

Angkatan Laut mengatakan "tidak dapat berspekulasi mengapa mantan pelaut itu berada di Ukraina".

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-321: Pasukan Putin Mencoba Membuat Kemajuan di Kota Soledar

- Negara-negara Uni Eropa dilaporkan sedang mengerjakan putaran ke-10 sanksi terkait Rusia.

Paket sanksi berikutnya “akan dilakukan sekitar” peringatan invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari, kata seorang diplomat senior kepada Reuters.

Pejabat UE juga meminta persetujuan dari para menteri untuk tahap ketujuh bantuan militer untuk Ukraina senilai 500 juta euro.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-319: Zelensky Puji AS Bantu Miliar Dolar

- AS akan memberlakukan sanksi tambahan terhadap Grup Wagner, kata Jubir Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby.

Departemen Keuangan AS berencana untuk menunjuk Wagner sebagai organisasi kriminal transnasional yang signifikan.

Departemen itu akan membekukan aset apa pun yang dimiliki Wagner AS dan melarang orang Amerika untuk menyediakan dana, barang, atau layanan kepada kelompok tentara bayaran tersebut.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-318: AS Beri Sanksi Iran gegara Ikut Bantu Invasi Putin

- Pihak berwenang Italia sedang memburu seorang oligarki Rusia setelah dua kapal pesiar mewahnya yang disita di bawah sanksi UE menghilang secara misterius dari sebuah pelabuhan di Sardinia.

Yacht, milik Dmitry Mazepin, miliarder pemilik perusahaan pupuk mineral, hilang dari pelabuhan Sardinia Olbia dalam beberapa minggu musim panas lalu.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved