Arti Kata
Apa Itu Tuberkulosis atau TBC, Penyakit yang Diidap Ratusan Anak Diduga karena Sering Dicium
Mengenal apa itu TBC atau tuberkulosis, penyebab hingga penanganan terhadap penyakit paru-paru menular yang serang 600 lebih anak di Yogyakarta.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kanker-Paru-2.jpg)
"Contoh anak umur 2 tahun, kan sering digendong atau diciumi orang-orang. Hal itu risiko kontak semakin tinggi," ungkap Agus.
Baca juga: Ahli Ungkap Hasil Tes Poligraf Ferdy Sambo dan Istrinya Terindikasi Berbohong, Apa Itu Poligraf?
Selain itu, lanjut Agus, faktor kurang gizi dan stunting sehingga menyebabkan daya tahan anak berkurang.
Tak hanya itu, anak tidak bisa menularkan ke orang lain.
Adapun gejala TBC yakni batuk lebih dari 2 pekan disertai demam dan mengalami penurunan berat badan.
"TBC anak tidak menularkan tapi anak berpotensi tertular TBC tinggi," sebut Agus.
Agus mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan sosialiasai terkait TBC dan juga melakukan screening serta menguatkan jaringan di masyarakat untuk diteksi.
Baca juga: Mengenal Apa Itu AWCorna, Vaksin Covid-19 Produksi dalam Negeri yang Diprioritaskan Penggunaannya
"Jadi kalau ada ditemukan keluarganya kena TBC harus segera diambil tindakan," jelas Agus.
Agus menyebut bahwa, selain anak, pihaknya juga memberikan perhatian kepada pasien yang putus berobat TBC.
Pasalnya, cukup tinggi yakni 3,93 persen dari jumlah pasien yang harus diobati tahun 2022.
Pasien TBC seharusnya rutin pengobatan sampai 6 bulan.
Baca juga: Warga Korea Selatan Banyak yang Ikut Program CPR Pasca Tragedi Halloween Itaewon, Apa Itu CPR?
Pihaknya khawatir jika tidak diatasi pasien akan resisten obat.
"Faktornya banyak yang putus berobat mungkin ada yang lupa, kedua tentu pemahaman terkait pengobatan TB itu sendiri," terang Agus.
Oleh karena itu, jika ditemukan pasien TBC maka diperlukan pendamping minum obat (PMO).
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar) (Kompas.com/Markus Yuwono)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diduga Sering Dicium dan Digendong, 600 Anak di Bantul Sakit TBC"