Tips Kesehatan

Waspada Hipertensi saat Iduladha, Dokter Sebut Bahaya Olahan Daging Kurban

Hipertensi dan kolesterol kerap menghantui para pencinta kuliner dari daging sapi dan kambing.

Editor: Fadri Kidjab
Tribun Travel/Wahid Nurdin
DAGING KURBAN -- Ilustrasi sate kambing. Dokter beberkan cara mengolah daging kurban yang aman bagi kesehatan 

TRIBUNGORONTALO.COM – Hipertensi dan kolesterol kerap menghantui para pencinta kuliner dari daging sapi dan kambing.

Setiap kali Iduladha, masyarakat Indonesia menikmati aneka olahan daging kurban.

Namun tak sedikit yang merasakan dampak dari konsumsi daging berlebihan.

Penyakit hipertensi jadi momok bagi para penikmat daging sapi dan kambing.

Lantas, apa menyebabkan daging-daging itu bisa berbahaya?

Melansir dari Kompas.com, Jumat (30/5/2025), Dr Andi Khomeini Takdir Haruni, SpPD (K), daging kurban sejatinya bukan penyebab utama gangguan kesehatan. 

"Sebenarnya kalau daging aja itu enggak apa-apa, yang jadi masalah itu karena garamnya banyak, micinnya, santannya, minyaknya," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/5/2025).

Konsumsi daging kurban bagi penderita kolesterol dan hipertensi 

Bagi penderita kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi, konsumsi daging kurban harus dilakukan dengan lebih hati-hati.

Andi menekankan, bahaya sebenarnya datang dari cara memasak dan bahan tambahan yang digunakan. 

Daging yang dimasak dengan santan, digoreng, atau diberi banyak garam dan penyedap rasa bisa meningkatkan kadar kolesterol dan tekanan darah. 

Karena itu, Andi menyarankan untuk memilih metode memasak yang lebih sehat seperti merebus atau membuat sup dengan kuah bening. 

“Kalau dagingnya aja, betul tok itu aja, supnya bening gitu ya, enggak ada tambahan macam-macam. Harusnya daging itu sehat,” jelasnya.

Lebih sehat daging sapi atau daging kambing?

 Pertanyaan yang sering muncul saat Idul Adha adalah mana yang lebih sehat, daging sapi atau kambing? 

Menurut Andi, keduanya pada dasarnya memiliki kandungan nutrisi yang mirip dan tidak terlalu berbeda jauh. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved