Rabu, 4 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-273: G7 Bakal Batasi Harga Minyak Rusia sebagai Sanksi

Kondisi terkini perang, Rabu (23/11/2022): G7 akan membatasi harga minyak Rusia sebagai sanksi atas invasi Vladimir Putin ke Ukraina.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-273: G7 Bakal Batasi Harga Minyak Rusia sebagai Sanksi
Tangkapan Layar The Guardian
Foto Presiden Rusia Vladimir Putin saat memberikan pidato dalam rangka perayaan Hari Kemenangan 'Victory Day' pada Senin, 9 Mei 2022. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-273 pada Rabu (23/11/2022) antara lain G7 akan berikan batas harga minyak Rusia sebagai sanksi akibat invasi Putin ke Ukraina. 

- UE akan memberikan tambahan 2,5 miliar euro ke Ukraina untuk rekonstruksi negara tersebut.

Hal itu diumumkan oleh Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

Sementara itu, Zelensky mengatakan dia "bersyukur".

Zelensky juga menyebut bahwa bantuan itu akan memberikan "kontribusi yang kuat bagi stabilitas Ukraina pada malam musim dingin yang sulit".

Baca juga: Pengadilan Belanda: Malaysia Airlines MH17 Ditembak Jatuh Rudal, Jenderal Rusia Terlibat

- Kanselir Jerman Olaf Scholz dalam sebuah konferensi di Berlin, telah memperingatkan negaranya harus siap menghadapi situasi di Ukraina yang meningkat.

Menurut Scholz, ini bisa termasuk penghancuran infrastruktur.

- Rusia telah membunuh, menyiksa, dan menculik warga Ukraina dalam pola sistematis yang dapat melibatkan pejabat tinggi dalam kejahatan perang, kata Beth Van Schaack, Duta Besar Departemen Luar Negeri AS untuk Peradilan Pidana Global, Senin (21/11/2022).

Ada banyak bukti bahwa invasi Rusia ke Ukraina "telah disertai dengan kejahatan perang sistemik yang dilakukan di setiap wilayah di mana pasukan Rusia dikerahkan", kata Beth Van Schaack.

Baca juga: NATO Menduga Rudal yang Hantam Polandia Bukan Milik Rusia tapi Ukraina, Zelensky Bantah

- Presiden Polandia Andrzej Duda berbicara kepada seorang penelepon tipuan yang berpura-pura menjadi Presiden Prancis Emmanuel Macron pada malam ketika sebuah rudal menghantam sebuah desa di dekat perbatasan Ukraina.

Hal itu diungkapkan oleh kantor kepresidenan Polandia.

"Emmanuel, percayalah, saya ekstra hati-hati," kata Duda kepada penelepon dalam rekaman panggilan yang diposting di internet.

“Saya tidak ingin berperang dengan Rusia dan percayalah, saya ekstra hati-hati, ekstra hati-hati.” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui bahwa pada Selasa (15/11/2022) lalu, sebuah rudal nyasar meledak di Polandia, dekat perbatasan Ukraina.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved