Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-273: G7 Bakal Batasi Harga Minyak Rusia sebagai Sanksi
Kondisi terkini perang, Rabu (23/11/2022): G7 akan membatasi harga minyak Rusia sebagai sanksi atas invasi Vladimir Putin ke Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-pada-Senin-9-Mei-2022.jpg)
- Kepala Operator Jaringan Listrik Nasional Ukraina Volodymyr Kudrytskyi menggambarkan kerusakan fasilitas pembangkit listrik oleh serangan rudal Rusia sebagai “kolosal”.
Kudrytskyi juga menolak seruan untuk mengevakuasi warga sipil dari beberapa kota yang paling parah dilanda kekurangan energi sebagai "tidak pantas".
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-271: Zelensky Sebut Pasukan Putin Luncurkan Hampir 400 Serangan
- Warga Ukraina kemungkinan akan hidup dengan pemadaman setidaknya sampai akhir Maret 2023, kata kepala penyedia energi utama.
Perkiraan itu muncul ketika pemerintah Ukraina memulai evakuasi gratis bagi orang-orang di Kherson ke daerah lain.
- Kyiv akan memanggil Duta Besar Hungaria untuk Ukraina, ungkap Kementerian Luar Negeri Ukraina pada hari Selasa.
Baca juga: Update Perang Hari Ke-269: Rusia Tuding Ukraina Eksekusi Mati Tawanan Perang di Donbas
Ini sebagai bentuk protes Kyiv terhadap PM Hungaria Viktor Orban yang pergi ke pertandingan sepak bola mengenakan syal yang menggambarkan beberapa wilayah Ukraina sebagai bagian dari Hungaria.
Media Ukraina menunjukkan gambar pertemuan Orban dengan seorang pemain sepak bola Hongaria yang mengenakan syal.
Syal itu, menurut outlet Ukrainska Pravda menggambarkan peta "Hongaria Raya" termasuk wilayah yang sekarang menjadi bagian dari negara tetangga Austria, Slovakia, Rumania, Kroasia, Serbia, dan Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-269: Jaringan Listrik Kyiv Diserang saat Musim Dingin Tiba
- Gazprom Rusia mengancam akan menghentikan aliran gasnya ke Eropa melalui Ukraina paling cepat minggu depan.
Dalam sebuah pernyataan, raksasa energi milik negara Rusia itu mengatakan beberapa aliran gas yang disimpan di Ukraina sebenarnya dimaksudkan untuk Moldova.
Gazprom Rusia juga menuduh Kyiv menghalangi pengiriman 52,52 juta meter kubik dari transit ke Moldova.
- Dinas Keamanan SBU Ukraina dan polisi telah menggerebek sebuah biara Kristen Ortodoks berusia 1.000 tahun di Kyiv sebagai bagian dari operasi untuk melawan dugaan "kegiatan subversif oleh dinas khusus Rusia".
Baca juga: Rusia Luncurkan Gelombang Serangan Rudal ke Ukraina, Warga Bertahan Tanpa Listrik di Musim Salju
- Penembakan Rusia menghantam pusat distribusi bantuan kemanusiaan di Kota Orihiv di tenggara Ukraina pada Selasa.
Penembakan ini menewaskan seorang relawan dan melukai dua wanita, kata gubernur regional.
Oleksandr Starukh, Gubernur wilayah Zaporizhzhia, tidak memberikan perincian lebih lanjut tentang serangan terhadap Orihiv.
Orihiv sendiri berjarak sekitar 70 mil sebelah timur dari lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang telah ditembaki dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-268: Zelensky Sebut 10 Juta Warganya Hidup Tanpa Listrik