Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-238: Pasukan Putin Serang Pembangkit Listrik Kyiv, 3 Orang Tewas
Kondisi terkini perang Rusia vs Ukraina, Rabu (19/10/2022): 3 orang tewas akibat serangan pasukan militer Putin ke pembangkit Listrik di Ibu Kota Kyiv
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Kirill Stremousov, Wakil Administrator wilayah Kherson yang dilantik Rusia juga menggemakan pesan di Telegram pada Selasa (18/10/2022) malam yang berbunyi:
“Pertempuran untuk Kherson akan dimulai dalam waktu dekat. Penduduk sipil disarankan, jika mungkin, untuk meninggalkan daerah permusuhan sengit yang akan datang.”
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-234: Putin Ogah Bicara dengan Biden yang Dukung Kyiv
- Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada hari Kamis bahwa Rusia tidak lagi melihat kebutuhan untuk mempertahankan kehadiran diplomatik di barat, lapor Daily Beast.
“Tidak ada gunanya atau keinginan untuk mempertahankan kehadiran sebelumnya di negara-negara barat. Orang-orang kami bekerja di sana dalam kondisi yang hampir tidak bisa disebut manusia,” ungkap Lavrov, menurut kantor berita Rusia Tass.
- Penasihat militer dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran berada di tanah Ukraina tepatnya di sebuah pangkalan militer Rusia di Krimea yang diduduki, New York Times melaporkan.
Orang-orang Iran dilaporkan telah dikerahkan untuk membantu pasukan Rusia menangani masalah dengan armada drone Shahed-136 yang dipasok Teheran.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-233: Rudal Rusia Hantam Apartemen di Mykolaiv, Lansia Tewas
Adapun nama drone itu diganti menjadi Geran-2 oleh para penyerang.
- Iran telah memperdalam komitmennya dalam memasok senjata untuk serangan Rusia di Ukraina dengan menyetujui persediaan sejumlah rudal jarak menengah, serta sejumlah besar drone murah tapi efektif, menurut pejabat keamanan Amerika Serikat dan Iran.
- Serangan udara Rusia telah menghancurkan 30 persen pembangkit listrik Ukraina sejak 10 Oktober 2022 lalu, sehingga menyebabkan pemadaman besar-besaran di seluruh negeri, kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
- Serangan Rusia yang menghantam pembangkit listrik di Ibu Kota Kyiv, menewaskan sedikitnya tiga orang.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-232: Bulatkan Suara, PBB Kutuk Referendum dan Pencaplokan Putin
Tak hanya itu, pasukan Rusia juga melancarkan serangan ke infrastruktur energi di Kharkiv di timur dan Dnipro di selatan Ukraina.
Seorang pria yang berlindung di sebuah gedung apartemen di kota pelabuhan selatan Mykolaiv juga tewas, sementara di Kota Zhytomyr, Ukraina bagian utara dikabarkan tidak memiliki air atau listrik.
- Menlu Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan bahwa dia mengusulkan pemutusan resmi hubungan diplomatik dengan Teheran setelah gelombang serangan Rusia menggunakan apa yang dikatakan Kyiv sebagai drone buatan Iran.
Sedangkan Iran membantah memasok drone dan Rusia membantah menggunakannya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-231: Dukung Kyiv, G7 Kutuk Serangan Rudal Pasukan Putin
Namun Intelijen Ukraina mengatakan bawah sebanyak 1.750 drone yang masing-masing seharga 20.000 pound sterling untuk diproduksi, telah dikirim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-_2.jpg)