Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-192: Kyiv Klaim Pukul Mundur Pasukan Putin di Wilayah Kherson
Kondisi terkini perang Sabtu (3/9/2022): Ukraina klaim serangan balasannya di wilayah Kherson berhasil pukul mundur dan rugikan pasukan Rusia.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Donetsk-Ukraina-pada-Rabu-27-Juli-2022.jpg)
Operator milik negara Ukraina, Energoatom mengatakan para pejabat Rusia “sedang melakukan segala upaya untuk mencegah misi IAEA mengetahui keadaan sebenarnya. Mereka menyebarkan informasi manipulatif dan palsu tentang kunjungan ini.”
- Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, menuduh Ukraina "terorisme nuklir".
Otoritas pro-Rusia di Zaporizhzhia menuduh Kyiv mencoba menyelundupkan "mata-mata" ke dalam tim inspeksi IAEA yang menyamar sebagai jurnalis.
Baca juga: Rusia dan AS Memanas, Putin Ancam Serang Target Baru di Ukraina
- Kepala Republik Rakyat Donetsk yang memproklamirkan diri, Denis Pushilin, telah menyatakan kembali tujuan militer ekspansionis dari invasi Rusia.
“Tugas kami adalah untuk membebaskan semua kota Rusia yang didirikan oleh orang-orang Rusia selama masa Kekaisaran Rusia, dan dikembangkan selama Uni Soviet berkat bantuan dari seluruh negara kami yang luas,” kata Pushilin.
“Ini bukan hanya wilayah Novorossia (Donbas), tetapi juga jauh lebih luas. Tidak akan ada cara lain.” lanjutnya.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)