Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-192: Kyiv Klaim Pukul Mundur Pasukan Putin di Wilayah Kherson
Kondisi terkini perang Sabtu (3/9/2022): Ukraina klaim serangan balasannya di wilayah Kherson berhasil pukul mundur dan rugikan pasukan Rusia.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Donetsk-Ukraina-pada-Rabu-27-Juli-2022.jpg)
Menurut Grossi, pasukan tidak mendekati timnya dan mereka "ditarik" selama kunjungan ke fasilitas PLTN di tenggara Ukraina yang dikendalikan Rusia itu.
- Menteri Keuangan dari negara-negara G7 telah mengumumkan bahwa mereka berencana untuk menerapkan batasan harga pada minyak Rusia.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-188: Pasukan Putin dapat Serangan Balasan di Kherson
Dalam sebuah pernyataan, para menteri mengatakan pembatasan itu dirancang untuk mengurangi “kemampuan Rusia untuk mendanai perang agresinya”.
Menkeu G7 juga menyatakan bahwa mereka akan “segera mengerjakan finalisasi dan implementasi” dari tindakan tersebut.
- Sebelum pengumuman G7, Kremlin mengatakan bahwa memberlakukan batas harga akan memicu pembalasan Rusia.
Jika para pemimpin G7 terus maju, itu akan menyebabkan destabilisasi signifikan pasar minyak global, kata Dmitry Peskov selaku Jubir Kremlin.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-187: Pasukan Putin Gencarkan Serangan di Dekat PLTN Zaporizhzhia
- Militer Ukraina telah mengklaim bahwa pasukan Rusia menderita "kerugian yang signifikan" di wilayah selatan Kherson setelah serangan balasan Kyiv diluncurkan awal pekan ini.
Keberhasilan Ukraina "cukup meyakinkan", menurut jubir komando militer Ukraina selatan, yang menambahkan bahwa lebih banyak "berita positif" kemungkinan akan menyusul "segera".
- Pasukan Ukraina telah memukul mundur pasukan Rusia di beberapa titik di sekitar Kherson, menurut pejabat Barat.
Para pejabat memperkirakan bahwa sekitar 20.000 tentara Rusia berada di kantong wilayah selatan.
Baca juga: Putin Ikut Jejak Lenin: Seperti Sri Lanka, Rusia Gagal Bayar Utang 100 Juta Dolar
Selain itu para pejabat juga memperingatkan bahwa terlalu dini untuk menentukan apakah serangan balik Ukraina berhasil.
- “Integritas fisik” PLTN Zaporizhzhia telah “dilanggar beberapa kali”, kata Kepala IAEA Rafael Grossi.
Setelah memimpin tim inspeksi, Grossi mengatakan bahwa dia akan terus mengkhawatirkan PLTN Zaporizhzhia.
Menurut Grossi situasinya "lebih dapat diprediksi" sekarang.
Baca juga: Jawaban Menlu Rusia Ditanyai Jurnalis Ukraina soal Pencurian Gandum
- Pejabat Ukraina menuduh Rusia memanipulasi dan mendistorsi informasi yang dibagikan kepada IAEA.