Rabu, 4 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-189: Pasukan Vladimir Putin Terkecoh Peluru Palsu dari Kayu

Kondisi terkini perang Rabu (31/8/2022): Ukraina kecoh Rusia dengan tembakkan peluru kayu, hingga serangan di Kharkiv tewaskan 5 orang.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-189: Pasukan Vladimir Putin Terkecoh Peluru Palsu dari Kayu
EPA/Sergey Kozlov via The Guardian
Foto: Tim penyelamat Ukraina saat membersihkan puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan roket Rusia di Kota Kharkiv, Ukraina pada Rabu (6/7/2022). Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-189 pada Rabu (31/8/2022) antara lain adalah militer Ukraina mengecoh pasukan Rusia dengan peluru palsu yang terbuat dari kayu hingga serangan di Kharkiv, tewaskan sedikitnya 5 orang dan mengakibatkan 12 korban terluka. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Rabu (31/8/2022) telah berlangsung selama 189 hari.

Kabar terbaru di antaranya adalah militer Ukraina kecoh pasukan Putin dengan peluru kayu hingga serangan di Kharkiv tewaskan sedikitnya 5 orang tewas dan melukai 12 korban lainnya.

Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.

Putin juga menyebut invasi tersebut sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-188: Pasukan Putin dapat Serangan Balasan di Kherson

Konflik antar negara bertetangga tersebut sampai saat ini masig berlanjut dan belum tampak tanda-tanda akan berakhir.

Menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia-Ukraina dapat berlangsung hingga beberapa tahun kemudian.

Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-189 perang Rusia dengan Ukraina:

- Serangan balasan Ukraina untuk merebut kembali Kherson akan menjadi “operasi lambat untuk menggiling musuh”, kata Oleksiy Arestovych, Penasihat Senior Kepresidenan Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-187: Pasukan Putin Gencarkan Serangan di Dekat PLTN Zaporizhzhia

"Tentu saja, banyak yang menginginkan serangan besar-besaran dengan berita tentang penangkapan oleh militer kami dari sebuah pemukiman dalam satu jam," ujar Arestovych.

“Tapi kami tidak bertarung seperti itu. Dana terbatas.” lanjutnya

- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan "pertempuran sengit" berlanjut di "hampir seluruh wilayah" Kherson.

Seorang Juru Bicara Komando Selatan Ukraina, Natalia Humeniuk, mengatakan pasukan Ukraina telah berhasil merusak jembatan yang menghubungkan Kherson di seberang sungai, menjadikannya “tidak dapat dilalui oleh alat berat”.

Baca juga: Kapal-kapal Rusia Mundur dari Laut Hitam, Ini Penyebabnya

- Seorang pemimpin Kherson yang diduduki Moskow dilaporkan telah melarikan diri ke Rusia.

Ketika ditanya oleh Guardian tentang lokasinya, Wakil Kepala Kherson Kirill Stremousov mengatakan dia saat ini "berkeliling kota-kota Rusia, bertemu orang yang berbeda untuk bekerja".

- Sir Alex Younger Eks Kepala Dinas Intelijen Rahasia Inggris, MI6, menyambut baik serangan balik Ukraina di Kherson.

Alex mengatakan serangan balik Ukraina terhadap Rusia itu adalah momen kunci dalam perang.

Baca juga: Rusia dan AS Memanas, Putin Ancam Serang Target Baru di Ukraina

Alex juga mengatakan kepada BBC bahwa serangan balik dari Kyiv menunjukkan dua kekuatan yang berlawanan telah "mencapai semacam keseimbangan, yang merupakan situasi yang tak terduga dan terus terang disambut baik".

- Ukraina menggunakan umpan kayu dari Himars, sistem roket canggih Amerika Serikat untuk mengelabui Rusia agar menyia-nyiakan rudalnya, menurut The Washington Post.

Versi umpan dari Himars menarik setidaknya 10 rudal jelajah Kalibr Rusia, membuat Ukraina lebih meningkatkan produksi replikanya, dalam upaya untuk memikat Moskow agar menembakkan rudal jarak jauhnya yang mahal pada target palsu, kata publikasi itu.

- Badan kebudayaan PBB mengatakan pihaknya mendukung upaya Ukraina untuk menempatkan kota pelabuhannya Odesa dalam daftar situs warisan dunia UNESCO yang dilindungi.

Baca juga: Rusia Hancurkan Biara Kuno, Begini Kondisi Kota Kiev

Badan PBB itu juga mengatakan ingin menambahkan Odesa, Kyiv dan Lviv ke daftar situs warisan dunia "dalam bahaya".

Pejabat Ukraina mengatakan pasukan Moskow mendekati Odesa dan analis percaya Rusia dapat segera menargetkan kota itu untuk sepenuhnya memblokir akses Laut Hitam Ukraina.

- Parlemen Ukraina mengesahkan beberapa undang-undang dan ratifikasi pada Selasa (30/8/2022) untuk membawa negara itu lebih dekat ke Uni Eropa, kata Zelenskyy.

"Kami bergerak selangkah demi selangkah menuju keanggotaan penuh di UE," ungkap Zelenskyy.

Baca juga: Presiden Ukraina Klaim 200.000 Anak Dibawa Paksa ke Rusia

- Zelenskyy bertemu dengan kepala pengawas nuklir PBB yang akan memimpin tim ahli untuk memeriksa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia di Ukraina selatan minggu ini.

“Ini adalah misi penting, dan kami melakukan segala yang kami bisa agar aman dan bekerja dengan kapasitas penuh,” tutur Zelenskyy dalam pertemuan dengan Dirjen Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi, Selasa.

Kepala pemerintahan lokal yang didirikan Rusia, Yevgeny Balitsky, mengatakan dia tidak berharap banyak dari kunjungan IAEA dan mengatakan kepada kantor berita Interfax bahwa para inspektur “harus melihat pekerjaan stasiun dalam satu hari”.

- Ukraina menuduh Rusia sengaja menembaki koridor agar tidak aman bagi inspektur IAEA untuk mengunjungi pabrik.

Baca juga: Roket Canggih M142 HIMARS Dapat Mengubah Permainan Perang Rusia-Ukraina

Andrii Yermak Kepala Kantor Presiden Ukraina mengatakan Rusia bertujuan untuk memaksa tim PBB melalui Krimea dan bagian dari wilayah Luhansk dan Donetsk yang sementara diduduki oleh pasukan Moskow.

“Rusia berusaha mengganggu kunjungan misi IAEA ke pembangkit listrik tenaga nuklir dengan mensimulasikan operasi tempur di Energodar dan menembaki daerah dekat pembangkit listrik tenaga nuklir,” beber Yermak.

Sementara itu Zelenskyy juga mengklaim Rusia “tidak menghentikan provokasi justru ke arah dari mana misi seharusnya tiba di stasiun”.

- Sedikitnya 5 orang tewas dan 12 korban lainnya terluka dalam penembakan Rusia di Kharkiv, kata Zelenskyy.

Baca juga: Pasawat Militer Rusia Ilyushin Il-76 Terbakar di Udara

“Hanya satu penembakan Rusia di Kharkiv yang merenggut nyawa 5 orang hari ini, 12 lainnya terluka.”

Sebagai infomrasi Kharkiv sendiri merupakan kota terbesar kedua di Ukraina.

- Harga grosir gas telah turun tajam dalam jeda langka dari tertinggi baru-baru ini pada tanda-tanda bahwa Eropa sedang bersiap untuk campur tangan langsung di pasar energi.

Komisi Eropa mengatakan sedang bekerja "flat out" pada paket darurat, dan pada "reformasi struktural pasar listrik" jangka panjang untuk memerangi kenaikan harga sementara.

Ini adalah upaya untuk mengisi fasilitas penyimpanan gas yang tampaknya lebih cepat dari jadwal.

Harga gas grosir Inggris sehari ke depan turun lebih dari 20 persen menjadi 447p per term pada hari Selasa, sementara kontrak bulan depan turun seperempat, menjadi 473p per term.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved