Konflik Rusia vs Ukraina

Bulgaria Janji Perbaiki Peralatan Militer Ukraina

Pemerintah Bulgaria akhirnya menyetujui permintaan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, untuk memperbaiki beberapa senjata militer.

Editor: Lodie Tombeg
Kantor Pers Kepresidenan Ukraina/ Tangkap layar Via CNN
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, kiri, menyambut Perdana Menteri Inggris Boris Johnson di Kiev, Ukraina. 

Jika Rusia memegang kendali penuh atas Mariupol, maka ini akan menandai kemenangan signifikan bagi Kremlin, saat ofensif timurnya berjuang membuat kemajuan, sebagimana dilansir NBC News.

Terkait serangan Rusia di Azovstal, penasihat Wali Kota Mariupol, Petro Andriushchenko, mengatakan, "Jika ada neraka di dunia, (neraka) itu berada di Azovstal."

Menurut Andriushchenko, penembakan pabrik Azovstal yang terkepung terus berlanjut pada Rabu malam hingga Kamis.

Pasukan Rusia menerobos perimeter pabrik pada Rabu, menurut para pejuang di dalamnya.

“(Pasukan Rusia) menembaki dan menyerang tanpa henti, bahkan di malam hari dengan penyesuaian tembakan dari drone."

"Di beberapa daerah, serangan sudah di luar pagar pabrik,” kata Andriushchenko, dikutip dari NBC News.

Pada Rabu malam, lingkungan perumahan di dekat pabrik kembali ditutup untuk penduduk, yang terpaksa "mengevakuasi sendiri tanpa peringatan."

"(Luas) 11 kilometer persegi kebebasan terakhir di Mariupol (Azovstal, red) telah berubah menjadi neraka," katanya.

Dalam beberapa hari terakhir, serangan Rusia berfokus pada penyerangan infrastruktur di seluruh negeri dalam upaya untuk mengganggu pasokan senjata Barat.

Sementara meningkatkan dukungan untuk Kyiv, sekutu Ukraina juga fokus bagaimana mereka bisa menghukum Moskow dan menghalangi upaya perang.

Negara-negara Uni Eropa akan terus membahas larangan yang diusulkan blok itu terhadap minyak Rusia — sumber utama dana untuk Kremlin, tetapi juga pasokan energi terbesar untuk benua itu. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tolak Permintaan Zelensky Untuk Impor Senjata, Bulgaria Janji Perbaiki Peralatan Militer Ukraina

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved