Konflik Rusia vs Ukraina

Bulgaria Janji Perbaiki Peralatan Militer Ukraina

Pemerintah Bulgaria akhirnya menyetujui permintaan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, untuk memperbaiki beberapa senjata militer.

Editor: Lodie Tombeg
Kantor Pers Kepresidenan Ukraina/ Tangkap layar Via CNN
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, kiri, menyambut Perdana Menteri Inggris Boris Johnson di Kiev, Ukraina. 

Brigade Azov berisi ekstremis sayap kanan, secara historis termasuk neo-Nazi.

Meskipun mereka hanya membentuk fraksi terkecil dari pasukan Ukraina, Brigade Azov telah menjadi alat propaganda yang berguna bagi Moskow.

Rusia memberi tahu penduduknya, bahwa para pemuda dikirim berperang di Ukraina untuk menghilangkan neo-Nazi di negara tetangganya.

Jika Rusia berhasil menangkap hidup-hidup sejumlah besar pejuang Brigade Azov, kemungkinan mereka akan diarak di media yang dikendalikan negara Rusia sebagai bagian dari perang informasi yang sedang berlangsung untuk mendiskreditkan Ukraina dan pemerintahnya.

4. Ada makna historis

Jika Rusia berhasil menduduki Mariupol, akan signifikan secara psikologis bagi kedua belah pihak.

Kemenangan Rusia di Mariupol akan memungkinkan Kremlin untuk menunjukkan pada penduduknya - melalui media yang dikendalikan negara - bahwa Rusia mencapai tujuannya dan membuat kemajuan.

Bagi Presiden Rusia Vladimir Putin, ada makna historis dari semua ini.

Ia melihat garis pantau Laut Hitam Ukraina sebagai milik Novorossiya (Rusia Baru) - tanah Rusia yang berasal dari kekaisaran abad ke-18.

Putin ingin kembali menghidupkan konsep itu, "menyelamatkan Rusia dari tirani pemerintah pro-Barat di Kiev" seperti yang ia lihat.

Mariupol saat ini menghalangi tujuannya tersebut.

Tetapi, bagi orang Ukraina, hilangnya Mariupol akan menjadi pukulan besar - tidak hanya secara ekonomi dan militer - tapi juga bagi para pejuang yang membela negara.

Pertempuran sengit telah berkecamuk di dalam pabrik baja Azovstal, di mana pembela terakhir Mariupol telah bertahan selama berminggu-minggu.

Rabu (4/5/2022) malam, seorang komandan pasukan Ukraina yang tersisa, mengatakan pasukan Rusia telah menerobos ke lokasi yang luas dan "pertempuran berdarah yang hebat" sedang berlangsung.

Warga sipil tetap terjebak di dalam pabrik meskipun proses evakuasi minggu ini berhasil, dengan Moskow berjanji akan menghentikan aktivitas militer pada Kamis (5/5/2022), untuk memungkinkan lebih banyak orang dievakuasi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved