Hikmah Ramadan 2026
Hikmah Ramadan: Kekuatan Basmalah Oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar
Basmalah disebut inti Alquran dan kunci setiap amal, menyimpan makna mendalam bagi kehidupan manusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Nasaruddin-Umar-di-Sutdio-Tribun-Network-Jalan-Palmerah-Selatan.jpg)
Oleh Menteri Agama Prof Dr H Nasaruddin Umar, MA
TRIBUNGORONTALO.COM -- Basmalah (Bismillahir Rahmanir Rahim) biasa disebutkan sebagai inti Alquran, sebagaimana dikatakan dalam salah satu hadis Nabi: Jika dipadatkan seluruh ayat di dalam Alquran maka pemadatannya ialah surah Al-Fatihah, jika dipadatkan surah al-Fatihah maka pemadatannya atau kesimpulannya ialah ayat pertamanya, Bismillahir Rahmanir Rahim.
Rasulullah pernah bersabda, apapun yang akan dikerjakan bacalah Bismillahir Rahmanir Rahim (Dengan atau atas nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang). Setiap kali mengawali surah, kecuali surah al-Taubah, Rasulullah SAW berdasarkan petunjuk-Nya selalu diawali dengan basmalah.
Baca juga: Hikmah Ramadan: Kekuatan Salat Lail Ramadan
Ternyata para nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad juga sangat familiar dengan lafaz basmalah:
Dalam suatu riwayat disebutkan, ketika Nabi Nuh membuat perahu di puncak gunung kemudian banjir bandang datang, ia menggerakkan perahunya dengan lafaz basmalah (Bismillahi majraha wa mursaha/ Q.S. Hud/11:41).
Konon Nabi Ibrahim dilemparkan ke lautan api oleh Raja Namrud ia juga membaca basmalah sebelum membaca: Ya naru kuni bardan wa salaman ‘ala Ibrahim (Q.S. al-Anbiya’/21:69).
Baca juga: Hikmah Ramadan: Keutamaan Shalawat
Nabi Sulaiman menjinakkan musuh bebuyutannya dengan surat yang menggunakan basmalah (Innahu min Sulaimana wa innahu bismillahir rahmanir Rahim/ Q.S. al-Naml/27:30).
Nabi Isa menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit dengan membaca basmalah.
Banyak cerita-cerita ajaib yang bersumber dari riwayat israiliyyat mengungkapkan misteri basmalah.
Bagi kita tentunya yang paling penting bukan aspek mistiknya, tetapi aspek rasionalitasnya yang memang sarat dengan makna dan tanggung jawab dari basmalah itu.
Baca juga: Hikmah Ramadan: Menjemput Lailatul Qadr
Binatang yang disembelih tidak dengan membaca basmalah pasti haram memakannya karena dikategorikan bangkai.
Basmalah sesungguhnya adalah pernyataan kepercayaan Tuhan terhadap manusia sebagai khalifah di muka bumi.
Perintah untuk membaca basmalah setiap akan melakukan sesuatu, mengingatkan diri kita sebagai representative Tuhan, makanya itu dibaca bismillah (atas nama Allah).
Dalam ungkapan basmalah itu juga sudah terdapat niat.
Pekerjaan dan tindakan apapun yang dilakukan dengan membaca basmalah kita berharap mendapatkan perlindungan, kemudahan, dan keberhasilan.
Bismillahirrahmanirrahim yang biasa disingkat dengan Basmalah, ternyata mempunyai sejumlah rahasia yang amat penting dalam memandu kesuksesan hidup umat manusia di dunia dan di akhirat.
Baca juga: Hikmah Ramadan: Menggapai Spirit Zakat
Basmalah adalah substansi Alquran.
Jika Alquran yang terdiri atas 6666 ayat, 114 surah, dan 30 juz itu dipadatkan maka pemadatannya ialah basmalah itu.
Bahkan menurut riwayat dari Al-Hafiz ibn Sulaiman ibn Ibrahim Al-Qunduzy, bahwa sesungguhnya seluruh rahasia kitab-kitab samawi tersimpul di dalam Alquran, dan kesimpulan Alquran terdapat di dalam surah Al-Fatihah, dan kesimpulan surah Al-Fatihah tersimpul di dalam Basmalah (Bismillahirrahmanirrahim) dan rahasia Basmalah terletak pada sebuah titik di bawah huruf "ba" itu.
Sebuah titik mengingatkan kita kepada penciptaan awal dan kepada teori dentuman awal (the big bang).
Para filosof dan sufi sependapat bahwa asal usul kejadian makrokosmos dan mikrokosmos berasal dari sebuah titik yang maha padat ciptaan Tuhan kemudian mengalami ledakan dan partikel-partikel pecahannya kemudian mengalami pembesaran (expanding universe) atau dalam bahasa Alquran "lalu Kami meluaskannya" (wa inna lamusi'un/ Q.S. al-Dzariyat/51:47).
Baca juga: Hikmah Ramadan: Kedermawanan atau Futuwwah oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar
Partikel-partikel itulah yang kemudian menjadi galaksi bimasakti dengan seluruh planet yang ada di dalamnya.
Dalam wacana tasawuf partikel utama disebut dengan syajaratul baidha’, yang menjadi asal-usul dari segala ciptaan.
Lafaz basmalah pendek tetapi memiliki kedalaman makna yang luar biasa.
Itulah sebabnya para ulama tafsir umumnya membahas basmalah dalam jumlah halaman yang cukup panjang. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.