Hikmah Ramadan 2026
Hikmah Ramadan: Sahabat Spiritual al-Shuhbah Oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar
Sahabat spiritual (al-shuhbah) memiliki peran penting dalam kehidupan seorang Muslim, karena mampu menumbuhkan cinta kepada Tuhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Menteri-Agama-RI-Nasaruddin-Umar-990888888.jpg)
Sebaik-baik sahabat spiritual ialah mereka yang mampu menanam dan menumbuh suburkan rasa cinta kita kepada Tuhan.
Kita tidak boleh menilai penampilan fisik sahabat spiritual.
Sahabat spiritual adalah utusan Tuhan untuk menyadarkan diri kita yang mengarah ke jalan yang sesat.
Baca juga: Hikmah Ramadan: I’tikaf oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar
Sesungguhnya panggilan Tuhan untuk kita muncul melalui mulut sahabat spiritual kita.
Sahabat spiritual selalu mendampingi kita, baik ketika kita jatuh ke lembah kehinaan dosa maupun ketika kita di puncak maqam spiritual.
Jika Tuhan mencintai seseorang maka Ia akan memperkenalkan kita dengan seorang sahabat spiritual.
Nasehat tokoh-tokoh spiritual: “Jika kalian berjumpa dengan sahabat spiritual yang cocok denganmu maka bergurulah dan hormatilah”.
Sahabat spiritual memiliki makna yang amat penting di dalam kehidupan kita.
Baca juga: Hikmah Ramadan: I’tikaf oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar
Sahabat spiritual tidak mesti harus dengan wujud visual manusia di hadapan kita dan bergaul menemani kita sehari semalam.
Sahabat spiritual bisa juga dalam bentuk simbol spiritual, misalnya karya-karya agung seorang ulama besar yang memberikan inspirasi cerdas buat kita.
Beliau mungkin sudah wafat namun masih bisa memberikan energi positif melalui power yang tergores di dalam karya-karyanya.
Ini bukan mistik tetapi kekuatan batin yang muncul di dalam karya itu memberikan sentuhan rasa yang amat mendalam di dalam diri kita.
Kalangan wali arifin yang mencapai maqam tertentu bisa memperoleh energi positif dari para arwah dari para auliya sebelumnya.
Ini kita bisa lihat di dalam kitab Jami’ Karamat al-Auliya’, karya besar Yusuf ibn Ismail al-Nabhani. (*)