Ramadan 2026
10 Malam Terakhir Ramadan: Saatnya Meraih Rahmat Lailatul Qadar
Sepuluh malam terakhir Ramadan penuh berkah, puncaknya malam Lailatul Qadar yang lebih mulia dari seribu bulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-cahaya-langit-dari-Masjid-Agung-Baiturrahman-Limboto.jpg)
Dengan segala keutamaan itu, maka sangatlah wajar jika umat muslim berlomba-lomba agar bisa meraih malam lailatul qadar.
Namun demikian, tidak ada yang mengetahui pasti kapan malam lailatul qadar terjadi.
Sementara menurut para ulama, malam lailatul qadar terjadi diantara 10 malam terakhir.
Keistimewaan Malam Lailatul Qadar
Berdasarkan berbagai sumber, malam Lailatul Qadar memiliki sejumlah keistimewaan yang penting untuk diketahui oleh umat Islam, antara lain:
Malam yang nilainya lebih mulia daripada seribu bulan
Para ulama sepakat bahwa setiap Muslim yang melaksanakan ibadah dan amalan saleh pada malam Lailatul Qadar akan mendapatkan pahala yang setara dengan beribadah selama seribu bulan.
Dikutip dari NU Online, Syekh Abdul Halim Mahmud menjelaskan bahwa satu ribu bulan (alfu syahrin) jika dihitung secara manusiawi setara dengan 83 tahun 4 bulan, yang hampir menyamai keseluruhan umur manusia pada umumnya. Hal ini menunjukkan betapa besar keutamaan dan keberkahan yang Allah SWT sediakan bagi hamba-Nya di malam yang penuh kemuliaan ini.
"Seribu bulan adalah delapan puluh tiga tahun empat bulan. Itu merupakan standar umum umur manusia. Lailatul qadar (alfu syahrin) lebih baik dari umur manusia; dari umur setiap manusia, baik umur manusia di masa lalu maupun umur manusia di masa mendatang. Intinya, lailatul qadar lebih baik dari (usia) zaman." (Syekh Abdul Halim Mahmud, Syahr Ramadan, h. 21).
Malam Diturunkannya Al-Qur’an
Salah satu keistimewaan malam Lailatul Qadar adalah menjadi malam pertama turunnya wahyu Allah berupa Al-Qur’an. Dalam surat Al-Qadr ayat 1–5, Allah SWT menegaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada malam yang penuh berkah ini.
Sejarah mencatat, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama kali saat beliau berdiam diri di Gua Hira. Momen ini menandai awal diutusnya Nabi sebagai pembawa risalah Islam dan menjadi titik awal penyebaran petunjuk Allah bagi umat manusia.
Malam yang Dipenuhi Malaikat dan Kedamaian
Malam Lailatul Qadar juga dikenal sebagai malam yang penuh kedamaian, karena Allah SWT memerintahkan para malaikat untuk turun ke bumi. Para malaikat ini mendoakan, memberkati, dan menyebarkan rahmat bagi orang-orang yang bertakwa.
Dalam surat Al-Qadr ayat 4, dijelaskan bahwa malam itu dipenuhi ketenangan dan keberkahan, menunjukkan betapa istimewanya malam yang satu ini. Sehingga, setiap Muslim dianjurkan untuk memanfaatkan malam Lailatul Qadar dengan memperbanyak ibadah, doa, dan amalan baik.
"Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan."