Ramadan 2026
Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Ini Perkiraan Tanggalnya di 10 Malam Terakhir Ramadhan 1447 H
Berikut perkiraan tanggal malam ganjil Lailatul Qadar 2026 menurut NU dan Muhammadiyah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Membaca-doa-malam-lailatul-qadar.jpg)
Ringkasan Berita:
- Lailatul Qadar merupakan malam penuh kemuliaan di bulan Ramadan yang disebut dalam Al-Qur’an lebih baik dari seribu bulan.
- Umat Islam dianjurkan mencari Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir, terutama pada malam-malam ganjil.
- Perbedaan awal Ramadan antara pemerintah/NU dan Muhammadiyah membuat perkiraan malam ganjil Lailatul Qadar 2026 berbeda satu hari.
TRIBUNGORONTALO.COM — Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu momen paling istimewa yang dinantikan umat Islam selama bulan Ramadhan.
Malam yang penuh kemuliaan ini diyakini memiliki keutamaan luar biasa. Bahkan dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Lailatul Qadar memiliki nilai ibadah yang lebih baik dari seribu bulan.
Seiring berjalannya bulan Ramadhan 1447 Hijriah, umat Islam mulai menantikan datangnya sepuluh malam terakhir, yang dikenal sebagai periode paling istimewa selama Ramadan.
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Gorontalo Besok Senin 9 Maret 2026, Lengkap dengan Niat Puasa
Pada fase inilah kaum Muslim memperbanyak ibadah dan berharap dapat meraih keberkahan malam Lailatul Qadar, malam yang dalam Al-Qur’an digambarkan memiliki nilai yang melampaui seribu bulan.
Secara umum, Lailatul Qadar diyakini terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil.
Namun pada tahun 2026 ini, terdapat perbedaan awal Ramadan antara pemerintah yang juga diikuti oleh Nahdlatul Ulama (NU) dan organisasi Muhammadiyah.
Perbedaan tersebut membuat perkiraan malam-malam ganjil yang berpotensi menjadi Lailatul Qadar juga tidak sepenuhnya sama.
Baca juga: Tradisi Tumbilotohe Jadi Peluang Usaha Warga Gorontalo, Eman Djakaria Aktif Produksi Alikusu
Kapan malam Lailatul Qadar 2026?
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Miftahul Huda, menjelaskan bahwa Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa dalam bulan Ramadan.
Malam tersebut disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Pada saat itu para malaikat, termasuk Malaikat Jibril, turun membawa berbagai keberkahan dan mengatur berbagai urusan hingga terbit fajar.
"Malam Lailatul Qadar itu di bulan Ramadan, sebagaimana Allah jelaskan dalam Surah Al-Qadr ayat 1–5," ujarnya dilansir dari Kompas.com, Sabtu 7 Maret 2026.
“Rasulullah memberikan petunjuk kepada kita untuk mendapatkannya dengan menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadan,” tambahnya.
Menurut Miftahul, penjelasan tersebut sejalan dengan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim yang berbunyi, “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir Ramadan.”
Dalam hadis lain yang juga diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah menganjurkan umat Islam untuk lebih bersungguh-sungguh dalam beribadah pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan.
Meski demikian, mayoritas ulama berpendapat bahwa waktu pasti turunnya Lailatul Qadar tidak dapat ditentukan secara pasti. Malam tersebut diyakini dapat terjadi pada salah satu malam dalam sepuluh hari terakhir Ramadan dan dapat berpindah-pindah setiap tahunnya.