PEMPROV GORONTALO
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Hadiri Peluncuran Prodi Dokter Spesialis UNG, Singgung Biaya Studi
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menghadiri kegiatan peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis Fakultas Kedokteran UNG
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PEMPROV-GORONTALO-Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail-menghadiri.jpg)
“Yang dibayangan saya ini mudah-mudahan saja investasi di Gorontalo ini semakin hari semakin terbuka lebar dan kita akan berbicara dengan dunia swasta bahwa CSR kalian coba disisikan yang konkret saja dulu di fakultas-fakultas yang ditunggu oleh masyarakat hasilnya termasuk fakultas Gorontalo," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan gambaran kondisi fiskal daerah secara terbuka sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab kepada publik serta mitra pembangunan.
“Sebab kalau kita mengandalkan APBD Gorontalo ini termasuk daerah dengan fiskal sedikit ketika kami masuk itu fiskalnya kurang lebih 1,9 triliun. Beda dengan Manado, kemudian datang efisiensi berkurang jadi 1,7 tahun anggaran 2025 itu berkurang lagi 1,5 kurang lebih di 2026 apalagi," terangnya.
Meski dengan keterbatasan tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo tetap berupaya menjaga keseimbangan pembangunan melalui komunikasi intensif dan sinergi bersama DPRD Provinsi Gorontalo, termasuk dalam pengambilan kebijakan anggaran.
“Jadi kami ini kalau bertemu pak Ketua DPRD kita bertemu 10 kali, 8 kali kita berdebat untuk mengatur hal yang sedikit ini sehingga sering perhatian kepada pendidikan juga relatif menjadi kecil," ujarnya.
Lebih lanjut Gubernur menegaskan bahwa seluruh dinamika tersebut merupakan bagian dari proses untuk menemukan formulasi terbaik bagi keberlanjutan pembangunan pendidikan, khususnya Fakultas Kedokteran.
“Dari segi pembiayaan banyak problematika pendidikan terutama Fakultas Kedokteran tapi paling tidak kita sudah bisa mengidentifikasi dan mudah-mudahan kita bersama-sama bisa menemukan jalan keluar untuk bagaimana semua rakyat bisa bercita-cita," tegasnya.
Selain itu, Gubernur Gusnar Ismail juga menekankan pentingnya memperkuat jejaring dan kolaborasi antardaerah serta antarperguruan tinggi di kawasan Sulawesi.
Ia menyebut hubungan UNG dan Universitas Sam Ratulangi Manado sebagai hubungan yang bersaudara dan saling menguatkan.
Melalui kolaborasi yang semakin intens, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap pengembangan pendidikan kedokteran dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis dan Subspesialis UNG pun diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Gorontalo yang sehat, maju, dan berdaya saing melalui penguatan sumber daya manusia.
Pantauan Tribun Gorontalo hadir dalam kegiatan itu, Rektor UNG, sebagai tuan rumah bersama para dosen-dosen. Kemudian hadir juga Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Bupati Gorontalo Utara, Kadis Kesehatan Gorontalo serta paling spesial hadirnya Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Khairul Munadi.
Kegiatan itu diawali sejumlah persembahan tarian daerah dilanjutkan dengan sambutan-sambutan Kemudian buka puasa bersama.
Terlihat Gusnar Ismail menggunakan batik berwarna cokelat, celana hitam lengkap dengan kopiah.
Ia duduk bersama para pejabat di bagian depan panggung. Sedangkan tamu undangan di beberapa meja lain yang telah disediakan panitia.(*/Jefri)
| Sidak Pangan Jelang Idulfitri, Gubernur Gorontalo Pastikan Stok Aman dan Harga Terjangkau |
|
|---|
| Atasi Kemacetan Simpang Lima Telaga, Pemprov Gorontalo Mulai Studi Kelayakan Pembangunan Flyover |
|
|---|
| Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gusnar-Idah: Pemprov Gorontalo Serahkan Bantuan Komunitas Bentor |
|
|---|
| Sederet Capaian Satu Tahun Gusnar Ismail - Idah Syahidah Pimpin Provinsi Gorontalo |
|
|---|
| Sinergi BI dan Pemprov Gorontalo, 288 Pelaku Usaha Ramaikan Bazar Ramadan 2026 |
|
|---|