THR ASN 2026
ASN Gorontalo Segera Terima THR 2026, Apakah PPPK Paruh Waktu Dapat Jatah? Simak Penjelasan BKAD
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo mulai mematangkan persiapan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)
Penulis: Tim Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Aparatur-Sipil-Negara-ASN-Provinsi-Gorontalo.jpg)
Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada tanggal 21 atau 22 Maret 2026, yang berarti bulan Ramadan berjalan sangat cepat tahun ini.
Jika mengacu pada target pemerintah pusat, pencairan diupayakan terjadi pada H-10 lebaran agar uang dapat segera berputar di pasar tradisional maupun ritel.
Baca juga: Pemprov Gorontalo Siap Bayar THR ASN, Cek Perkiraan Besaran dan Jadwal Pencairan
Secara nasional, Kementerian Keuangan sendiri dikabarkan telah menyiapkan dana fantastis mencapai Rp55 triliun untuk THR tahun ini.
Anggaran ini mencakup seluruh ASN pusat, daerah, TNI, Polri, hingga para pensiunan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Ada kenaikan anggaran dari tahun sebelumnya (Rp49,9 triliun) yang dipicu oleh penyesuaian gaji berkala dan bertambahnya jumlah PPPK baru.
Data menunjukkan ada sekitar 9,4 juta aparatur negara di seluruh Indonesia yang akan mencicipi manisnya THR 2026 ini.
Besaran gaji pokok yang menjadi dasar perhitungan THR pun bervariasi, mulai dari Rp1,6 juta untuk golongan terendah hingga Rp6,3 juta untuk golongan tertinggi.
Harapannya, cairnya THR ASN di Gorontalo nantinya dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok saat Ramadan.
Kini, ribuan ASN dan PPPK di Gorontalo hanya perlu bersabar menanti tanda tangan resmi dari Jakarta agar "hilal" THR segera tampak di rekening masing-masing.
(TribunGorontalo.com/Kompas.com)