Kebakaran Gorontalo
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Bone Raya, Delapan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
Satu unit rumah warga di Desa Tombulilato, Kecamatan Bone Raya, ludes terbakar pada Selasa (27/1/2026) siang, menyebabkan seluruh harta
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KEBAKARAN-Satu-unit-rumah-warga-di-Desa-Tombulilato-Kecamatan-Bone-Raya.jpg)
Sejumlah barang berharga dilaporkan ikut terbakar, di antaranya satu unit sepeda motor, enam unit telepon genggam, dokumen penting seperti sertifikat, ijazah, dan berkas kependudukan, serta perhiasan emas berupa cincin dan anting seberat sekitar dua gram.
Baca juga: Pemerintah Serahkan Aset Eks Perusahaan Bermasalah ke Antam dan Perhutani
Selain itu, emas mentah dan uang tunai sekitar Rp12 juta juga dilaporkan hangus dan masih dalam proses pendataan.
BPBD mencatat, kebakaran ini berdampak pada tiga kepala keluarga dengan total delapan jiwa, yakni Udin Manangkari (43), Olis Kadingo (41), Andika Manangkari (8), Ismail Manangkari (7), Sardin Kadingo (43), Bela Yahya (24), Rian Usman (21), dan Aira Usman (2).
Dalam kronologi kejadian, api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Rustam Makjun, yang melihat kobaran api berasal dari area dapur rumah korban.
Ia kemudian meminta pertolongan warga sekitar untuk memadamkan api secara gotong royong.
Aparat kepolisian bersama tim Inafis Polres Bone Bolango telah turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.
Penanganan di lokasi juga melibatkan unsur Polri dan Tagana, sementara BPBD serta Dinas Sosial melakukan koordinasi untuk penyaluran bantuan.
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango memastikan bantuan bagi korban akan segera disalurkan.
Bantuan tersebut rencananya akan diserahkan langsung oleh Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, saat meninjau lokasi kebakaran. Kunjungan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan agenda peresmian SDN 1 Bone Raya.
Di akhir keterangannya, Hamid Datau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap potensi kebakaran di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu di wilayah pesisir.
“Cuaca sekarang cepat berubah, angin juga cukup kencang. Kami harap masyarakat memastikan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga aman sebelum meninggalkan rumah,” pungkasnya.