Korban Sungai Paguyaman
Identitas Siswa SMP Tewas Terseret Arus Sungai Paguyaman Gorontalo, Begini Kondisinya Ditemukan
Sungai Paguyaman dalam sehari merenggut tiga korban jiwa. Meski dua belum ditemukan, namun baru-baru ini seorang lelaki jadi korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/SUNGAI-Bendung-Paguyaman-yang-membendung-Sungai-Paguyaman.jpg)
Korban kemudian terseret arus sungai cukup jauh dari lokasi awal ia bermain.
Pihak keluarga bersama warga setempat langsung melakukan pencarian dengan menyisir beberapa titik aliran sungai yang sama.
Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
“Korban ditemukan tersangkut di kayu, dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” katanya.
Sementara itu, Kasi OPS Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo, Halidin La Bidin, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menyebut korban telah ditemukan sebelum laporan resmi masuk ke pihak Basarnas.
“Iya pak. Sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Halidin menjelaskan, karena korban sudah lebih dulu ditemukan oleh warga dan keluarga, proses pelaporan tidak dilanjutkan.
“Karena sudah ditemukan jadi tidak dilanjutkan laporannya,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi cuaca di wilayah Paguyaman memang sedang tidak bersahabat.
Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan peningkatan debit air sungai secara tiba-tiba.
“Keadiannya begitu cepat, hujan di kawasan Paguyaman memang banyak yang banjir,” pungkasnya.(*)