Berita Gorontalo
Pasca Gempa BPBD Gorontalo Sebut Belum Ada Dampak, Pusdalops Lakukan Pemantauan
Gempa bumi dengan magnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah Gorontalo, Rabu (5/11/2025) pagi, sempat mengejutkan warga di sejumlah daerah.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kantor-BPBD-Provinsi-Gorontalo-Jalan-Sultan-Amai-Kelurahan-Tamalate.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Teluk Tomini, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Rabu (5/11/2025) pagi, dan getarannya terasa kuat hingga Kota Gorontalo.
- Hingga siang hari, BPBD Provinsi Gorontalo memastikan belum ada laporan kerusakan atau dampak serius akibat gempa tersebut.
- BMKG menyebut gempa berasal dari aktivitas sesar naik di Lempeng Laut Sulawesi dan menegaskan tidak berpotensi tsunami.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Gempa bumi dengan magnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah Gorontalo, Rabu (5/11/2025) pagi, sempat mengejutkan warga di sejumlah daerah.
Getaran terasa cukup kuat di Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo, namun hingga siang hari belum ada laporan kerusakan yang diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Gorontalo, Ferdi Adam, memastikan kondisi masih terkendali dan tidak ada laporan dampak serius dari masyarakat maupun pemerintah kabupaten/kota.
“Aman pak, belum ada laporan,” ujar Ferdi Adam saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Rabu (5/11/2025).
Hal senada juga disampaikan oleh Tahir Laendeng, pegawai di bagian Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Gorontalo.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) masih terus melakukan pemantauan situasi pascagempa.
“Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan akibat Gempa 6,2 M, tim Pusdalops masih dalam pemantauan,” jelas Tahir Laendeng.
Dalam rilis BMKG, Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Teluk Tomini, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, pada Rabu (5/11/2025) pukul 06.32.24 WIB.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo M6,0.
Episenter gempa terletak di laut pada koordinat 0,11° LS dan 123,13° BT, atau sekitar 65 kilometer arah tenggara Bone Bolango pada kedalaman 109 kilometer.
BMKG menjelaskan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat deformasi batuan dalam slab Lempeng Laut Sulawesi.
Berdasarkan analisis mekanisme sumber, pergerakan yang terjadi termasuk jenis sesar naik (thrust fault), yang umum terjadi pada zona subduksi di kawasan tersebut.
Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di beberapa wilayah.
Di Bone Bolango dan Luwuk, intensitas getaran mencapai skala III–IV MMI, atau terasa oleh banyak orang di dalam rumah pada siang hari.
Sementara itu, di Kabupaten Gorontalo Utara, Boalemo, Ampana, Taliabu, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, dan Kota Gorontalo, getaran dirasakan pada skala III MMI, di mana warga merasakan getaran nyata di dalam rumah seakan truk besar sedang melintas.
| Isu SPPG Diprioritaskan Jadi PPPK, Guru di Gorontalo: Kurang Adil |
|
|---|
| Nilai Zakat Fitrah Seluruh Wilayah di Gorontalo, dari Rp 40-45 Ribu, Berikut Detilnya |
|
|---|
| 5 Karyawan Tambang Pani Pohuwato Gorontalo Diduga Curi Material Mengandung Emas, 10 Kg Dibawa ke Kos |
|
|---|
| Jumlah Polisi Bersertifikat Tilang di Gorontalo Masih Terbatas, Polda Datangkan Tim Uji ke Daerah |
|
|---|
| Khutbah Berbasis Sains, Kadis Kesehatan Provinsi Gorontalo Uraikan Manfaat Medis dari Perbuatan Baik |
|
|---|