Berita Gorontalo
Doyan Makanan Asin Diduga Bikin Angka Penyakit Darah Tinggi di Gorontalo Meningkat
Kebiasaan makan gurih dan cepat saji ternyata membawa dampak serius bagi kesehatan warga Gorontalo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/DARAH-TINGGI-Terungkap-penyebab-darah-tinggi-di-Gorontalo.jpg)
Tingkat deteksi: Diperkirakan hanya sekitar sepertiga dari kasus hipertensi di Indonesia yang terdiagnosis, sementara sisanya tidak terdeteksi.
Kesenjangan data: Terdapat kesenjangan yang cukup besar antara data indikasi kejadian hipertensi berdasarkan wawancara dan data hasil pengukuran tekanan darah.
Perbedaan provinsi: Prevalensi tertinggi ditemukan di Kalimantan Selatan (44,1 % ) dan terendah di Papua (22,2 % ).
Kelompok usia: Penderita lebih banyak ditemukan pada kelompok usia 31-44 tahun (31,6 % ), 45-54 tahun (45,3 % ), dan 55-64 tahun (55,2 % ).
Tingkat kepatuhan pengobatan: Meskipun sudah didiagnosis, banyak penderita yang tidak mengonsumsi obat secara teratur.
(*)
| 2 Ruang Kelas SMP Tilango Gorontalo Masih Kondisi Rusak Sejak 6 Bulan Lalu Tertimpa Pohon |
|
|---|
| Mahasiswa Pendidikan UNG Bicara Realita Profesi Guru, Ada yang Mengaku Sempat Menyesal |
|
|---|
| Tegas! Wagub Idah Syahidah Tutup Satu Dapur MBG di Kota Gorontalo, 3 Kali Teguran tak Digubris |
|
|---|
| Isu SPPG Diprioritaskan Jadi PPPK, Guru di Gorontalo: Kurang Adil |
|
|---|
| Nilai Zakat Fitrah Seluruh Wilayah di Gorontalo, dari Rp 40-45 Ribu, Berikut Detilnya |
|
|---|