Berita Populer Gorontalo
3 Berita Populer Gorontalo : Adhan Dambea Usir BSG hingga Hasna Trauma Usai Anaknya Dianiaya Polisi
Berikut 3 berita lokal terjadi di Provinsi Gorontalo yang populer di Tribun Gorontalo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Hasna-Hani-terbaring-lemah-di-RS-Bhayangkara-Gorontalo.jpg)
Pantauan TribunGorontalo.com, puluhan mobil berpelat merah tampak terparkir rapi di halaman depan Kantor Wali Kota. Sejumlah pejabat eselon III terlihat menyerahkan kunci mobil mereka kepada petugas.
Adhan Dambea hadir langsung mengawasi proses penarikan, memastikan setiap kendaraan dievaluasi dengan teliti.
Langkah ini, selain bertujuan menertibkan penggunaan kendaraan, juga merupakan bagian dari upaya efisiensi anggaran, memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara efektif untuk pelayanan masyarakat.
2. Syok Berat, Ibu Nazriel Dilarikan ke RS Usai sang Anak Diduga Dianiaya Oknum Polisi Gorontalo
Derita keluarga MNJ (12) bertambah. Sang ibu, Hasna (35), mengalami syok berat.
Kondisi makin parah membuat Hasna dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Gorontalo pada Rabu (10/9/2025) pagi.
Suaminya, Elfis (40), mengungkapkan bahwa istrinya tak kuasa menahan kesedihan melihat trauma mendalam yang dialami sang anak.
"Melihat kondisi istri saya yang semakin memburuk maka saya langsung melarikan ke rumah sakit terdekat," ujar Elfis kepada TribunGorontalo.com, pada Kamis (11/9/2025).
Saat ini, Hasna masih terbaring lemah di ruang perawatan, sementara Nazriel mendapatkan pendampingan psikologis intensif.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Gorontalo bersama Camat Telaga Biru telah turun tangan untuk memberikan pendampingan.
Kepala Dinas PPA, Zescamelya Uno, menyatakan pihaknya berkomitmen untuk melakukan pemulihan berkelanjutan bagi Nazriel dan ibunya.
"Anak ini mengalami trauma, kadang menangis dan gemetar sendiri karena mengingat kejadian. Itu yang kami rawat sekarang supaya tekanan-tekanan bisa hilang, dan anak kembali pulih," jelasnya.
Zescamelya menegaskan, pendampingan ini akan terus berlanjut hingga kondisi psikologis korban dan ibunya benar-benar pulih. Camat Telaga Biru, Muchtar Potutu, menambahkan bahwa fokus utama mereka adalah kesehatan mental korban.
"Fokus kami adalah kesehatan mental korban, bukan ke hal lain dulu," ujarnya.
Pihak keluarga korban dugaan penganiayaan, MNJ (12), menolak permintaan maaf terduga pelaku yang merupakan seorang oknum polisi. Mereka menegaskan agar proses hukum tetap berjalan.
| GORONTALO POPULER: Warga Sumatera Kagum Lihat Kokoo-Kronologi Kasus Pembunuhan Remaja 13 Tahun |
|
|---|
| Top 3 Berita Gorontalo: Nenek Tunanetra Mengeluh Bansos Terhenti hingga Bupati Murka ASN Terlambat |
|
|---|
| GORONTALO POPULER: Mayat Kos Terungkap, Jalan Ippot Tapa Berpasir, UNG Beri Beasiswa Penuh |
|
|---|
| GORONTALO POPULER: Rumah Dibobol Rp75 Juta Raib, Larangan Kandang Ayam, Hingga 268 Pejabat Dilantik |
|
|---|
| GORONTALO POPULER: Arisan Bodong Pohuwato, Kebakaran Bone Raya, UHC Awards 2026, SDN 1 Diresmikan |
|
|---|