Berita Populer Gorontalo
GORONTALO POPULER: Warga Sumatera Kagum Lihat Kokoo-Kronologi Kasus Pembunuhan Remaja 13 Tahun
GORONTALO POPULER: Dari cerita warga puasa pertama, kasus remaja 13 tahun, Dr Umarulfaruq, hingga jam kerja ASN Ramadan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/5-berita-populer-Gorontalo-hari-ini-Sabtu-21-Februari-2026.jpg)
TRIBUNGOEONTALO.COM, Gorontalo — Hari pertama Ramadan di Gorontalo diwarnai beragam cerita dari warga yang menekankan makna puasa lebih dari sekadar menahan lapar.
Tradisi dan semangat spiritual terlihat di berbagai daerah, menambah kekhidmatan bulan suci.
Selain itu, berbagai berita menarik mencuri perhatian masyarakat, mulai dari kasus tragis pembunuhan remaja 13 tahun di Paguyaman Pantai yang jasadnya dibuang ke laut, hingga kisah Dr Umarulfaruq asal Boalemo yang kini menjadi pendakwah di Jawa dan tetap mengenang tradisi Tumbilotohe. Pemkab Bone Bolango juga menetapkan jam kerja ASN selama Ramadan sebagai bagian dari penyesuaian aktivitas.
Simak berita populer Gorontalo selengkapnya dibawah ini:
Cerita Warga Gorontalo di Hari Pertama Ramadan, Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar
Ringkasan Berita:
- Bagi warga Gorontalo seperti Mini dan Oman, Ramadan 1447 H bukan sekadar menahan lapar, melainkan momen untuk memperlambat ritme hidup, melatih kesabaran, dan menjaga sikap di tengah kesibukan
- Masjid-masjid di Kota Gorontalo, termasuk Masjid Baiturrahim, menjadi pusat aktivitas yang lebih hidup
- Terdapat keinginan kuat dari warga agar semangat ibadah dan kebiasaan baik yang terbentuk di hari pertama Ramadan dapat terus terjaga secara konsisten hingga akhir bulan suci dan seterusnya
TRIBUNGORONTALO.COM – Suasana syahdu menyelimuti masjid-masjid di berbagai sudut Kota Gorontalo sejak fajar Ramadan 1447 Hijriah menyingsing.
Di balik deretan jamaah yang memadati shaf, tersimpan kisah-kisah sederhana namun mendalam tentang bagaimana warga memaknai awal bulan suci ini.
Bagi sebagian besar warga, Ramadan tahun ini bukan sekadar rutinitas menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum untuk melakukan muhasabah diri di tengah hiruk-pikuk dunia.
Mini Turuki, seorang perempuan muda yang ditemui usai salat Zuhur di sebuah masjid pusat kota pada Rabu (18/2/2026), mengungkapkan bahwa Ramadan kali ini terasa jauh lebih tenang.
Warga Sumatera Ini Kagum Liat Tradisi Kokoo saat Ramadan di Gorontalo
Ringkasan Berita:
- Suara tabuhan alat musik tradisonal bertalu-talu memecah kesunyian dini hari di Jalanan Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo
- Di Gorontalo, ribuan warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampak memadati Bundaran Saronde.
- Mereka mengikuti acara Kokoo, tradisi turun-temurun warga Gorontalo dalam menjalani bulan suci Ramadan
Laporan Mahasiswa Magang Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Negeri Gorontalo, Putri Salsabilah