Berita Populer Gorontalo
GORONTALO POPULER: Warga Sumatera Kagum Lihat Kokoo-Kronologi Kasus Pembunuhan Remaja 13 Tahun
GORONTALO POPULER: Dari cerita warga puasa pertama, kasus remaja 13 tahun, Dr Umarulfaruq, hingga jam kerja ASN Ramadan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/5-berita-populer-Gorontalo-hari-ini-Sabtu-21-Februari-2026.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Suara tabuhan alat musik tradisonal bertalu-talu memecah kesunyian dini hari di Jalanan Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Kamis (19/02/2026) subuh.
Kamis dini hari adalah hari pertama umat muslim melakukan puasa Ramadan 2026. Di Gorontalo, ribuan warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampak memadati Bundaran Saronde.
Bundaran Saronde berada tepat dipusat Kota Gorontalo. Jalan utama Kota Gorontalo yakni Jalan Nani Wartabone dan Jalan HB Jassin atau Jalan Agus Salim menyatu di bundara ini.
Mereka mengikuti acara Kokoo, tradisi turun-temurun warga Gorontalo dalam menjalani bulan suci Ramadan.
Kronologi Lengkap Pembunuhan Remaja 13 Tahun di Paguyaman Pantai Gorontalo, Jasad Dibuang ke Laut
Ringkasan Berita:
- Seorang remaja perempuan berusia 13 tahun ditemukan tewas di muara sungai Desa Bubaa, Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo. '
- Polisi mengungkap pelaku sempat membawa korban berpindah-pindah lokasi sebelum akhirnya membunuh dan membuang jasadnya ke laut.
- Tersangka kini dijerat pasal perlindungan anak dan KUHP dengan ancaman pidana hingga 15 tahun penjara.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kasus pembunuhan terhadap seorang remaja perempuan di Kecamatan Paguyaman Pantai akhirnya terungkap.
Polisi membeberkan kronologi lengkap peristiwa yang berujung pada tewasnya RI alias Deis (13), warga Dusun Dulango, Desa Lito.
Peristiwa bermula pada Sabtu malam, 14 Februari 2026.
Sekitar pukul 20.00 Wita, tersangka Rizki Poi alias Poyo (19) berada di rumahnya bersama istri dan korban.
Kisah Dr Umarulfaruq asal Boalemo Gorontalo, Jadi Pendakwah di Jawa, Kenang Tradisi Tumbilotohe
Ringkasan Berita:
- Kisah Dr Umarulfaruq Abubakar ,pendakwah asal Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo
- Ketua Forum Maahid dan Madaris Quran Indonesia ini kini menjadi pendakwah di Provinsi Jawa Tengah
- Masa kecil Umarulfaruq dihabiskan di lingkungan religius. Rumahnya berdampingan dengan Pondok Pesantren Alkhairaat Tilamuta
TRIBUNGORONTALO.COM - Kisah Dr Umarulfaruq Abubakar, Ketua Majelis Syar’i PPTQ Ibnu Abbas Klaten Jawa tengah, pendakwah asal Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo
Pria yang juga menjabat Ketua Forum Maahid dan Madaris Quran Indonesia ini kini menjadi pendakwah di Tanah Jawa.