Sabtu, 7 Maret 2026

Demo Gorontalo

Mahasiswa Cipayung Plus Gorontalo Padati Simpang Lima Telaga, Akses Jalan Lumpuh Sementara

Ratusan mahasiswa aliansi Cipayung Plus Gorontalo padati Simpang Lima Telaga, menuntut respons pemerintah terhadap aspirasi mereka.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Mahasiswa Cipayung Plus Gorontalo Padati Simpang Lima Telaga, Akses Jalan Lumpuh Sementara
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
DEMO - Mahasiswa Cipayung Plus Gorontalo berkumpul di Simpang lima Telaga Gorontalo, Senin (1/9/2025). Para mahasiswa memilih fokus menyuarakan aspirasi mereka dari atas jalanan dengan pengeras suara.  

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus Gorontalo akhirnya tiba di titik konsentrasi utama yakni Simpang Lima Telaga, setelah sebelumnya menggelar orasi di depan kantor DPRD Kota Gorontalo, Senin (1/9/2025).

Sejak siang, massa aksi bergerak meninggalkan kantor DPRD Kota Gorontalo menuju lokasi tujuan mereka. 

Aksi yang dimulai sekitar pukul 13.00 WITA itu semakin membesar ketika sebagian kelompok mahasiswa dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ikut bergabung dalam barisan.

Sesampainya di Simpang Lima Telaga, massa aksi langsung menduduki ruas jalan utama. 

Baca juga: 10 Tuntutan Mahasiswa Gorontalo: Tolak Pajak & Tunjangan DPR, Copot Kapolri, Lindungi Infrastruktur

Poros Jalan John Ario Katili yang menjadi jalur strategis transportasi antarwilayah dengan lima jalur berbeda praktis lumpuh total. 

Kendaraan yang biasanya padat melintas terpaksa harus berhenti akibat jalanan dikuasai oleh mahasiswa.

Meski jumlah massa semakin banyak, situasi masih terpantau kondusif. 

Para mahasiswa memilih fokus menyuarakan aspirasi mereka dari atas jalanan dengan pengeras suara. 

Secara bergantian, perwakilan dari berbagai organisasi mahasiswa tampil menyampaikan tuntutan.

Baca juga: Ismet Mile, Bupati Bone Bolango Temui Massa Aksi Pinogu, Janji Perbaikan Infrastruktur Masuk RPJMD

Hingga pukul 14.30 WITA, orasi masih terus bergema. 

Pantauan TribunGorontalo.com, massa aksi tidak hanya bertahan, tetapi menunjukkan bahwa mereka semakin solid memperkuat barisan.

Sementara itu, aparat kepolisian tampak bersiaga di sekitar kawasan sejak pagi hari. 

Baca juga: Usai Dinonaktifkan dari DPR RI dan Rumahnya Dijarah, Uya Kuya Malah Pamer Kebaikan di Medsos

Kehadiran aparat dimaksudkan untuk mengantisipasi kemungkinan membeludaknya jumlah demonstran serta menjaga ketertiban lalu lintas di sekitar lokasi.

Kehadiran ratusan mahasiswa di Simpang Lima Telaga menandai eskalasi baru dari gerakan Cipayung Plus Gorontalo

Titik ini menjadi pusat perhatian publik sekaligus simbol tekanan mahasiswa terhadap pemerintah daerah agar merespons tuntutan mereka.

Sebelumnya, mahasiswa pendemo memblokade Simpang 5 Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada  Senin (1/9/2025),

Simpang lima tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan Kota Gorontalo dengan Kabupaten Gorontalo.

Massa yang menamakan diri Aliansi Merah Putih bergerak dari Kantor DPRD Kota Gorontalo di Jalan Jhon Ario Katili, lalu memblokade ruas jalan hingga arus lalu lintas lumpuh.

 Pantauan di lokasi, jumlah aparat kepolisian yang berjaga sangat minim. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Kantor DPRD Provinsi Gorontalo Dijaga Ketat Polisi Jelang Aksi 26 Organisasi

Hanya terlihat beberapa personel polisi lalu lintas yang berusaha mengatur kendaraan agar berbalik arah.

Sementara itu, para pengunjuk rasa tampak duduk bersila memenuhi badan jalan. 

Mereka mendengarkan orasi yang dilakukan secara bergilir oleh perwakilan mahasiswa. 

Suasana di tengah panas terik tetap dipenuhi sorak-sorai dan yel-yel perlawanan.

Tercatat 36 organisasi mahasiswa bergabung dalam aksi ini. Mereka menegaskan bahwa blokade jalan adalah simbol kekecewaan terhadap DPR RI dan pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.

Baca juga: Live TikTok Ditutup Sementara Imbas Demo Ricuh, Penjualan UMKM dan Affiliator Paling Terdampak

Aksi di Simpang 5 ini merupakan bagian dari gelombang demonstrasi serentak di Gorontalo, di mana sebelumnya mahasiswa juga memusatkan aksinya di DPRD Provinsi, Kantor Gubernur, Polresta, hingga Bundaran Saronde.

Hingga siang ini, situasi terpantau kondusif meski arus kendaraan di jalur utama Kota Gorontalo menuju Kabupaten Gorontalo benar-benar lumpuh.

 


(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 07 Maret 2026 (17 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved