Demo Gorontalo
BREAKING NEWS: Kantor DPRD Provinsi Gorontalo Dijaga Ketat Polisi Jelang Aksi 26 Organisasi
Polisi siaga di DPRD Provinsi Gorontalo, kawat berduri dipasang sebagai antisipasi aksi besar mahasiswa hari ini, Senin (1/9/2025).
Penulis: Wawan Akuba | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Polisi-di-DPRD-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Suasana di Kantor DPRD Provinsi Gorontalo sejak pagi, Senin (1/9/2025), tampak tegang.
Ratusan personel kepolisian disiagakan hampir di setiap sudut gedung parlemen daerah itu.
Penjagaan ketat dilakukan lantaran hari ini puluhan organisasi mahasiswa yang berencana menggelar aksi besar-besaran.
Berdasarkan informasi, ada puluhan organisasi yang akan menyuarakan aspirasinya langsung di Parlemen Botu, sebutan untuk gedung DPRD yang berada di puncak Kelurahan Botu, Kota Gorontalo.
Baca juga: Jelang Aksi Demo Cipayung Plus, Polisi Siaga di DPRD Kota Gorontalo dan Simpang Lima
Untuk mengantisipasi potensi kericuhan, aparat kepolisian sudah memasang pagar kawat berduri sepanjang sekitar 20 meter di depan kantor DPRD.
Barikade ini disiapkan untuk menghalau massa agar tidak masuk ke dalam area gedung dewan.
Rencana aksi ini muncul di tengah gelombang ketidakpuasan publik terhadap kinerja DPR RI dan isu pemborosan anggaran negara.
Gorontalo pun menjadi salah satu daerah yang ikut menyuarakan keresahan nasional tersebut melalui gerakan mahasiswa.
Situasi hingga berita ini diturunkan masih terkendali, namun aparat terus bersiaga penuh mengantisipasi lonjakan massa yang diperkirakan tiba menjelang siang.
Sekretaris Dewan, Sudarman Samad saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa sejauh ini pihaknya mengantisipasi segara kemungkinan yang terjadi.
Baca juga: UNG Berlakukan Kuliah Hybrid, Suasana Kampus Lenggang Menjelang Aksi Demo Mahasiswa di Gorontalo
Namun ia memastikan jika ada pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo yang saat ini standby menerima aspirasi para pengunjuk rasa.
"Sebagian anggota (DPRD) ada di kantor, juga pimpinan. Staf yang ada hanya yang memang dibutuhkan saat ini untuk administrasi. Yang lain pulang lebih cepan," kata Sudarman.
Selain itu, sejumlah rapat juga ada yang ditunda dan dijadwalkan kembali menyusul kondisi yang ada.
"Beberapa rapat harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada," tukas Sudarman.
Baca juga: BREAKING NEWS Polisi Pasang Kawat Berduri di Rudis Gubernur Gorontalo
Ia pun berharap agar aspirasi pengunjuk rasa berjalan dengan damai. (*)