Update Demo
Usai Dinonaktifkan dari DPR RI dan Rumahnya Dijarah, Uya Kuya Malah Pamer Kebaikan di Medsos
Uya Kuya tetap aktif di medsos meski rumahnya dijarah dan dinonaktifkan dari DPR RI. Ia pamer deret kebaikan, klarifikasi, hingga janji introspeksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Uya-kuya-dijarah.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Presenter sekaligus anggota DPR RI, Surya Utama atau yang akrab dikenal sebagai Uya Kuya, kembali menjadi sorotan publik.
Meski tengah diterpa berbagai masalah, mulai dari rumah mewahnya yang dijarah hingga keputusan partainya menonaktifkan dirinya dari DPR RI, Uya Kuya justru memilih tetap aktif di media sosial.
Melalui akun Instagram pribadinya, @kinguyakuya, Uya membagikan sejumlah unggahan yang menyoroti kebaikan dan kerja-kerja sosial yang pernah ia lakukan.
Ia bahkan menyinggung perjuangannya dalam membantu TKI bermasalah, kasus ancaman pembunuhan, hingga menyikapi kondisi rumahnya yang berantakan usai penjarahan.
Tak hanya itu, Uya Kuya juga menegaskan sikapnya terkait hujatan publik dan penonaktifannya dari DPR RI.
Baginya, kebaikan yang ia lakukan sering kali terlupakan hanya karena satu kesalahan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kantor DPRD Provinsi Gorontalo Dijaga Ketat Polisi Jelang Aksi 26 Organisasi
Dilansir dari BanjarmasinPost.co.id, Dia memperlihatkan perjuangannya untuk TKI yang bermasalah hingga kasus ancaman pembunuhan.
Bukan hanya itu, dia juga menyikapi penjarahan rumahnya.
Uya Kuya memposting foto 12 kucing kesayangannya yang ikut dijarah.
Dia juga memperlihatkan kondisi rumahnya setelah kena penjarahan.
"Semoga apa yang kalian ambil bermanfaat buat kalian," tulisnya.
Selain itu, Uya Kuya juga menyikapi penonaktifan dirinya dari DPR RI.
Dia memposting ulang unggahan warga yang pernah dibantunya.
"Dimana kalian semua yang pernah ia bantu?" tulisnya.
Baca juga: Jelang Aksi Demo Cipayung Plus, Polisi Siaga di DPRD Kota Gorontalo dan Simpang Lima
Dari sejumlah postingan itu, Uya Kuya menekankan soal penilaian publik yang mudah melupakan banyak kebaikan gara-gara satu kesalahan.