Demo Gorontalo
Mahasiswa Cipayung Plus Gorontalo Padati Simpang Lima Telaga, Akses Jalan Lumpuh Sementara
Ratusan mahasiswa aliansi Cipayung Plus Gorontalo padati Simpang Lima Telaga, menuntut respons pemerintah terhadap aspirasi mereka.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/simpang-5-gorontalo-didemo.jpg)
Sebelumnya, mahasiswa pendemo memblokade Simpang 5 Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Senin (1/9/2025),
Simpang lima tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan Kota Gorontalo dengan Kabupaten Gorontalo.
Massa yang menamakan diri Aliansi Merah Putih bergerak dari Kantor DPRD Kota Gorontalo di Jalan Jhon Ario Katili, lalu memblokade ruas jalan hingga arus lalu lintas lumpuh.
Pantauan di lokasi, jumlah aparat kepolisian yang berjaga sangat minim.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kantor DPRD Provinsi Gorontalo Dijaga Ketat Polisi Jelang Aksi 26 Organisasi
Hanya terlihat beberapa personel polisi lalu lintas yang berusaha mengatur kendaraan agar berbalik arah.
Sementara itu, para pengunjuk rasa tampak duduk bersila memenuhi badan jalan.
Mereka mendengarkan orasi yang dilakukan secara bergilir oleh perwakilan mahasiswa.
Suasana di tengah panas terik tetap dipenuhi sorak-sorai dan yel-yel perlawanan.
Tercatat 36 organisasi mahasiswa bergabung dalam aksi ini. Mereka menegaskan bahwa blokade jalan adalah simbol kekecewaan terhadap DPR RI dan pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.
Baca juga: Live TikTok Ditutup Sementara Imbas Demo Ricuh, Penjualan UMKM dan Affiliator Paling Terdampak
Aksi di Simpang 5 ini merupakan bagian dari gelombang demonstrasi serentak di Gorontalo, di mana sebelumnya mahasiswa juga memusatkan aksinya di DPRD Provinsi, Kantor Gubernur, Polresta, hingga Bundaran Saronde.
Hingga siang ini, situasi terpantau kondusif meski arus kendaraan di jalur utama Kota Gorontalo menuju Kabupaten Gorontalo benar-benar lumpuh.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)