Berita Nasional

Menkeu Purbaya: Rupiah Melemah, Tapi Fundamental Ekonomi Kita Tetap Kokoh

Menkeu tegaskan ekonomi nasional tetap kuat sebagai bantalan utama menghadapi gejolak kurs global.

Editor: Tita Rumondor
zoom-inlihat foto Menkeu Purbaya: Rupiah Melemah, Tapi Fundamental Ekonomi Kita Tetap Kokoh
Tribunnews.com
PELEMAHAN RUPIAH - Menteri Keuangan menyebut fundemantal ekonomi Indonesia yang masih kuat menjadi bantalan utama dalam menghadapi gejolak kurs global. Pemerintah dan BI terus bersinergi menjaga stabilitas. 

Ringkasan Berita:
  • Fundamental Kokoh: Menkeu tegaskan ekonomi nasional tetap kuat sebagai bantalan utama menghadapi gejolak kurs global.
  • Sinergi Kebijakan: Kemenkeu dan BI terus berkoordinasi erat demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
  • Tepis Isu Krisis: Publik diminta tidak khawatir karena pelemahan rupiah saat ini dipastikan tidak akan memicu krisis ekonomi.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau masyarakat agar tetap tenang menyikapi fluktuasi nilai tukar rupiah, sembari menjamin bahwa situasi ini tidak akan menyeret Indonesia ke dalam krisis ekonomi.

Keyakinan ini didasari oleh fundamental ekonomi nasional yang masih kokoh serta adanya sinkronisasi kebijakan antara Kementerian Keuangan dan otoritas moneter.

Baca juga: Pemprov Gorontalo Dukungan Penuh Pelaksanaan Program JKN

"Jadi ke depan ekonomi akan semakin cepat, semakin cepat, semakin cepat. Investor akan merealisasikan rencana investasinya, yang asing juga akan masuk," ungkapnya saat berada di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Kamis (22/1/2026).

Langkah menjaga stabilitas rupiah kini diperkuat melalui kesepakatan antara Kemenkeu dan Bank Indonesia (BI).

Baca juga: Layanan Internet Telkomsel Kembali Normal Usai Gangguan Siang Hari

Purbaya menaruh kepercayaan penuh pada strategi BI dalam mengendalikan kurs.

Komitmen ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan di Istana Kepresidenan bersama Mensesneg Prasetyo Hadi, Gubernur BI Perry Warjiyo, dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, yang menyepakati bahwa rupiah seharusnya bergerak menguat dari posisinya saat ini.

Purbaya meyakinkan bahwa kolaborasi erat antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia menjadi jaminan utama bagi stabilitas nilai tukar rupiah di masa mendatang.

Baca juga: 7 Berita Populer: Hamim Pou Masuk Lapas, Ketimpangan Lahan Tambang, hingga Aturan Baru Tilang

Selain penguatan kebijakan, ia menyoroti performa pasar modal yang terus menguat sebagai daya tarik vital bagi para pemodal.

"Pasar modal itu semacam bendera ke investor seluruh dunia. Di sini ada perubahan positif yang terjadi," jelas Purbaya.

Baca juga: Langkah Berani Netflix, Beli Warner Bros dan HBO Max Pakai Cash

Ia berpendapat bahwa geliat pasar modal merupakan sinyal bagi investor global.

Tanpa performa yang solid di sektor tersebut, Indonesia sulit mendapatkan perhatian internasional.

Namun, dengan pondasi ekonomi yang kian kokoh, arus modal mulai mengalir masuk.

Purbaya optimis momentum ini akan mendongkrak realisasi investasi asing secara signifikan.

"Anda jangan menganggap ga penting pergerakan pasar modal karena itu bendera ke banyak investor. Jadi, FDI (Foreign Direct Investment) kayaknya akan mulai banyak masuk ke sini," tuturnya.

Baca juga: Dari Meja Makan, Adhan Dambea Buka-bukaan Harta Kekayaan untuk LHKPN

Menguat

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 03 Maret 2026 (13 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:14
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved