OpenAI Tunda Iklan, Fokus Perbaiki Kualitas ChatGPT agar Tak Tertinggal dari Google
OpenAI mengambil langkah mengejutkan dengan menunda pengembangan iklan untuk sementara, demi fokus meningkatkan kualitas ChatGPT
TRIBUNGORONTALO.COM -- OpenAI mengambil langkah mengejutkan dengan menunda pengembangan iklan untuk sementara, demi fokus meningkatkan kualitas ChatGPT, demikian laporan dari The Information.
CEO OpenAI, Sam Altman, menyatakan kondisi "code red" pada Senin (1/12/2025), dan menegaskan kepada karyawan bahwa perusahaan harus segera memperbaiki ChatGPT agar tidak kalah dari kompetitor seperti Google dan Anthropic.
Altman menyebut bahwa prioritas saat ini adalah meningkatkan personalisasi untuk setiap pengguna, kemampuan pembuatan gambar, serta performa model seperti kecepatan dan keandalan.
Baca juga: Pemutakhiran Data Bansos PKH 2026: KPM Diminta Segera Serahkan 9 Berkas ke Pendamping Sosial
Hal ini seiring dengan debut Google Gemini 3 Pro pada November lalu, yang terbukti unggul dalam sejumlah uji benchmark dibandingkan ChatGPT.
Google juga menarik pengguna dengan generator gambar AI Nano Banana, sementara Anthropic dengan model Claude makin populer di kalangan pelanggan bisnis.
Rencana OpenAI untuk mulai menampilkan iklan kepada pengguna sempat bocor awal minggu ini.
Namun Altman menegaskan bahwa iklan kini ditempatkan di prioritas belakang.
Proyek lain seperti agen AI untuk belanja online dan versi asisten ChatGPT yang lebih proaktif dan personal bernama Pulse juga ditunda.
Sebelumnya, OpenAI sempat menguji berbagai jenis iklan, termasuk iklan yang muncul saat permintaan belanja online, tetapi memperkenalkan iklan bisa mendorong pengguna pindah ke chatbot lain.
Baca juga: 6 HP Samsung 5G Populer Turun Harga Jelang Akhir Tahun, Cocok untuk Berbagai Kebutuhan
Setelah memo internal ini, Nick Turley, pimpinan tim ChatGPT, mengumumkan bahwa OpenAI akan fokus pada menjadikan ChatGPT lebih mumpuni, terus berkembang, dan memperluas akses di seluruh dunia, sambil membuatnya terasa lebih intuitif dan personal.
OpenAI sendiri belum menguntungkan secara finansial dan masih sangat bergantung pada jumlah pengguna untuk menarik investasi.
Jika kehilangan banyak pengguna ke Google, perusahaan berisiko menghadapi masalah keuangan.
Sebagai langkah selanjutnya, OpenAI akan meluncurkan model reasoning baru minggu depan, yang menurut Altman, dalam evaluasi internal terbukti lebih unggul dibanding Gemini 3.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-ChatGPT.jpg)