Minggu, 15 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Dinas PPPA Gorontalo Fokus Perkuat Upaya Preventif Kekerasan Perempuan dan Anak Mulai 2026

Dinas PPPA Provinsi Gorontalo menetapkan tahun 2026 sebagai fase penguatan upaya pencegahan kekerasan perempuan dan anak

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Dinas PPPA Gorontalo Fokus Perkuat Upaya Preventif Kekerasan Perempuan dan Anak Mulai 2026
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
KEKERASAN PEREMPUAN - Kadis PPPA Gorontalo Yana Yanti Suleman diwawancarai TribunGorontalo.com, Rabu (3/12/2025). Yana menyebut tahun 2026 menjadi fase penguatan upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. (Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga) 
Ringkasan Berita:
  • Dinas PPPA Provinsi Gorontalo menetapkan tahun 2026 sebagai fase penguatan upaya preventif
  • Kepala Dinas PPA menekankan bahwa perubahan cara pandang masyarakat
  • Dinas PPA terus memperkuat hubungan kerja (sinergi) dengan aparat penegak hukum
 

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Gorontalo menetapkan tahun 2026 sebagai fase penguatan upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Langkah ini diambil setelah evaluasi menunjukkan bahwa kasus kekerasan masih terus terjadi dan membutuhkan pendekatan yang lebih menyentuh akar persoalan.

Kepala Dinas PPA Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman, mengatakan pola penanganan yang dilakukan selama ini memang memberi hasil, namun tindak pencegahan harus semakin dimajukan.

Menurutnya, perubahan cara pandang masyarakat menjadi kunci agar kekerasan tidak lagi berulang dari tahun ke tahun.

“Kami lebih mengutamakan upaya preventif di tahun 2026,” ujar Yana kepada TribunGorontalo.com, pada Rabu (3/12/2025).

Momentum Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dimanfaatkan menjadi ruang refleksi bahwa kekerasan terhadap perempuan masih menjadi persoalan serius.

“Ini bukan hanya seremonial. Ini pengingat bahwa persoalan perempuan di Gorontalo masih ada,” kata Yana.

Ia menyebut data kekerasan menunjukkan korban masih didominasi perempuan. 

Hal ini membuat Dinas PPA terus memperkuat hubungan kerja dengan aparat penegak hukum agar penanganan setiap kasus berjalan efektif dan berpihak pada korban.

“Korbannya kebanyakan perempuan. Maka perhatian tidak boleh kendor,” tegasnya.

Baca juga: Dinas PPPA Gorontalo Jadikan Pemenuhan Hak Anak Kunci Percepatan Penurunan Stunting

Dalam sebuah kegiatan yang digelar Polda Gorontalo, Yana turut memaparkan data kekerasan dan menekankan pentingnya kolaborasi antara Dinas PPA dan APH dalam memastikan perlindungan perempuan dan anak berjalan objektif dan terukur.

“Saya menegaskan kembali hubungan kerja kami dengan APH. Sinergi itu penting agar perempuan dan anak terlindungi,” ucapnya.

Dengan padatnya agenda sepanjang Desember, Dinas PPA berharap rangkaian kegiatan ini mampu memperkuat layanan dan menekan angka kekerasan di Provinsi Gorontalo

Tahun ini ditutup dengan perhatian besar terhadap layanan psikologi, dan diharapkan menjadi fondasi untuk penguatan program pada tahun berikutnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 15 Maret 2026 (25 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:04
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved